Siapapun pasti ingin perjalanan wisata bisa berjalan lancar dan anti ribet. Untuk itu, ketahui apa saja tips berwisata ke Pulau Bali layaknya backpacker.

Salah satu destinasi wisata di Indonesia yang dilirik serta mempunyai daya tarik minat pengunjung tinggi ada di Pulau Bali. Memang tidak mengherankan keindahan alam Bali menjadi magnet yang menarik wisatawan untuk menjelajahinya. Setiap jengkal wilayah yang ada di pulau ini mempunyai ciri khas dan karakteristiknya tersendiri sehingga siapa saja menjadi bersemangat untuk mengeksplornya.

Jika Anda adalah salah seorang yang senang berpergian atau hobi travelling maka sebaiknya mulai memperhatikan cara berwisata yang mudah dan anti ribet. Tentunya ketika sedang dalam perjalanan liburan, Anda akan berharap berjalan lancar dan tidak terjadi suatu masalah apapun. Namun, setiap kemungkinan mempunyai peluang untuk terjadi sehingga Anda perlu mengetahui tips di kala berwisata.

Siapa saja pasti sudah familiar dengan wisatawan yang memakai tas ransel dalam ukuran besar di punggungnya. Wisatawan tersebut bisa digolongkan backpacker yang hanya membawa barang-barang penting untuk dibawa saat liburan. Biasanya backpacker lebih menguntungkan karena hemat biaya dan simpel. Oleh karena itu, bila ingin berlibur seperti backpacker ke Bali maka simak tips-tips yang dijelaskan berikut ini.

1. Memilih Jenis Transportasi yang Mudah Ketika Berangkat

Memilih Jenis Transportasi
Image Credit: Tripzilla.id

Wisatawan yang berasal dari luar daerah tentunya perlu memperhitungkan transportasi yang akan digunakan untuk pergi ke Bali. Jenis transportasi yang bisa dipakai adalah melalui jalur udara, laut, dan darat. Apapun jenisnya, Anda bisa memilih kendaraan yang sesuai dengan budget yang telah dihitung sebelumnya. Usahakan mencari kendaraan yang tidak memakan biaya banyak.

Apabila Anda ingin cepat sampai ke Bali maka dapat menggunakan transportasi melalui jalur udara seperti pesawat. Meskipun biayanya terbilang mahal tetapi cukup menghemat waktu sehingga Anda bisa segera sampai dan menjalankan aktivitas. Carilah harga promo yang kadang ditawarkan oleh penerbangan pada waktu tertentu. Manfaatkan kesempatan itu sebaik mungkin.

Sedangkan jika ingin menggunakan jalur laut, maka sebelumnya Anda harus pergi ke pelabuhan untuk mencegat kapal. Kelebihan berangkat dengan transportasi kapal ialah Anda bisa sekaligus menikmati pemandangan laut yang luas.

Kebanyakan backpacker memakai transportasi jalur darat karena dianggap lebih mudah dan simpel. Namun, kekurangan jalur ini yaitu proses pemberangkatannya cenderung lama. Akan tetapi, dari segi biaya cukup terjangkau dibandingkan dengan jalur lainnya. Kendaraan darat yang direkomendasikan untuk berangkat ke Bali adalah kereta api, bus, dan motor.

2. Tidak Perlu Membawa Perlengkapan Terlalu Banyak

Tidak Perlu Membawa Perlengkapan Terlalu Banyak
Image Credit: Detik.com

Tips berlibur ala backpacker tentunya harus serba hemat dan minimalis. Oleh karena itu, barang perlengkapan yang harus dibawa juga tidak perlu dalam jumlah banyak. Cukup bawa barang yang benar-benar dibutuhkan dan hindari membawa perlengkapan dalam ukuran besar yang sekiranya tidak terlalu penting.

Beberapa barang yang wajib dibawa antara lain seperti baju ganti, sandal, alat mandi, botol air minum, kantong plastik, kaca mata hitam, kamera, dan lain sebagainya. Anda juga bisa membawa peralatan medis secukupnya jika sebelumnya memiliki riwayat penyakit tertentu sehingga membutuhkan cover obat-obatan.

3. Hindari Berlibur di Akhir Pekan

Hindari Berlibur di Akhir Pekan
Image Credit: Pegipegi.com

Suasana yang terlalu ramai dan ricuh tentunya membuat sebagian orang merasa tidak nyaman dan cenderung risih ketika sedang berlibur. Apalagi Bali hampir setiap harinya selalu ramai akan wisatawan domestik ataupun turis asing. Oleh karena itu, akhir pekan pasti menjadi hari yang paling ramai dan padat karena orang-orang tidak bekerja dan sekolah.

Selain alasan ramai, beberapa tempat wisata di Bali mengubah harga tiketnya menjadi lebih mahal dari biasanya ketika tanggal merah. Tidak hanya tiket bahkan hari libur juga berdampak pada akomodasi sekitarnya seperti makanan, penginapan, dan transportasi umum. Pilih hari yang biasa saja dan bukan hari libur nasional sehingga Anda bisa menikmati libur dengan damai.

4. Menyusun Rencana Perjalanan Terlebih Dahulu

Menyusun Rencana Perjalanan
Image Credit: Antaranews.com

Agar lebih memudahkan liburan, disarankan menyusun rencana perjalanan mulai dari lokasi wisata yang akan dikunjungi, tempat penginapan, transportasi yang digunakan untuk berangkat dan lain sebagainya. Rencana perjalanan ini dapat dibuat secara garis besarnya supaya dapat memikirkan solusi terhadap masalah yang mungkin saja dihadapi.

Kendala-kendala yang mungkin saja akan ditemui bisa berupa perjalanan macet ataupun gangguan transportasi, tiba-tiba kondisi tubuh menjadi tidak fit, kekurangan biaya, dan lain-lain. untuk mengatasi kendala tersebut, Anda bisa menyiapkan perlengkapan tambahan yang dapat membantu menyelesaikan masalah. Misalnya jika mempunyai riwayat sakit maka bawalah obat.

Untuk memanajemen rencana perjalanan Anda bisa menggunakan map yang ditandai di beberapa titik lokasi geografis. Selain itu, saking banyaknya jumlah wisata yang ada di Bali tentunya membuat Anda kebingungan dalam memilih tujuan destinasi. Pilah setiap rekomendasi wisata dan pilih yang sesuai dengan kebutuhan liburan Anda.

5. Mencari Rumah Makan yang Murah

Rumah Makan Murah
Image Credit: Baligetaway.co.id

Di Bali, Anda bisa menemukan jejeran rumah makan yang beragam di setiap wilayahnya. Untuk range harganya juga berbeda-beda tergantung jenis hidangan yang disajikan. Tips ala backpacker serba praktis yaitu mencari tempat makan yang memiliki cita rasa lezat namun dengan harga yang tidak menguras dompet terlalu banyak.

Hindari makan-makanan di restoran yang nampak mahal agar isi kantong masih dalam range aman. Sebaliknya, cari warung makan yang menyediakan berbagai jenis masakan dengan harga murah dan tentunya cita rasa yang sedap. Anda hanya perlu mengeluarkan uang sekitar 20 ribu rupiah per porsi sehingga lapar bukan lagi menjadi masalah.

6. Menginap di Penginapan Minimalis atau di Rumah Warga

Penginapan Minimalis
Image Credit: Traveloka.com

Terkadang bermain satu hari di Bali tidaklah cukup. Karena Anda ingin menjelajah tempat lainnya yang tak kalah seru. Untuk itu dibutuhkan tempat tinggal sementara sebagai penampung barang dan tempat istirahat. Carilah penginapan dengan desain minimalis sebab rata-rata harganya murah di sekitar lokasi wisata. Jangan menginap di hotel mewah karena sudah pasti mahal.

Selain penginapan, Anda juga bisa menumpang di rumah warga yang baik hati menawarkan tempat tidur untuk waktu yang telah ditentukan. Biasanya harganya lebih murah dari tempat penginapan pada umumnya. Terlebih lagi mayoritas masyarakat Bali ramah sehingga dijamin betah tinggal di rumah.

7. Mengunjungi Destinasi Wisata Tanpa Biaya

Mengunjungi Destinasi Wisata Tanpa Biaya
Image Credit: Superadventure.co.id

Tidak semua wisata yang ada di Bali mengharuskan membayar tiket masuk. Ada beberapa destinasi yang mempersilahkan pengunjung entah dari luar ataupun domestik untuk menikmati kawasan wisata yang diperbolehkan keluar masuk dengan bebas. Sebelumnya, Anda harus sudah mencari info mengenai rekomendasi tempat di Bali dengan tiket masuk gratis.

Walaupun tidak ada tarif sama sekali, bukan berarti Anda bisa menyepelekan destinasi wisata tersebut. Contoh destinasi wisata gratis di Bali antara lain yaitu Angel’s Billabong, Ladang Bunga Marigold, Lotus Lagoon, Jacuzzi Pantai Tegal Wangi, Treasure di Pantai Suluban, Laut Rusak, Pantai Kelan, dan masih banyak lainnya. Sesampainya disana cukup bayar uang parkir saja.

8. Menggunakan Transportasi Umum

Menggunakan Transportasi Umum
Image Credit: Instagram.com @kura2bus

Untuk berpindah ke tempat destinasi wisata yang satu ke destinasi lainnya membutuhkan alat transportasi. Tips yang bisa dilakukan ialah menggunakan transportasi umum seperti bus, angkot, atau ojek yang biasanya menarik tarif terjangkau. Di Bali sendiri telah disediakan kendaraan praktis diantaranya bus Trans Sarbagita dan Kura-Kura bus.

Rute perjalanan wisata dapat ditempuh menggunakan bus Trans Sarbagita yang merupakan kepunyaan pemerintah provinsi Bali setempat. Namun, apabila ingin mengendarai kendaraan pribadi maka bisa datang ke tempat penyewaan mobil ataupun motor sehingga perjalanan terasa lebih fleksibel.

9. Membawa Kartu Kredit atau ATM

Kartu Kredit atau ATM
Image Credit: Facebook.com @creditcardbali

Rawan membawa uang tunai dalam jumlah besar pada saat berlibur. Karena, tidak pernah ada yang tahu niat jahat seseorang. Maka dari itu disarankan membawa kartu kredit atau ATM sehingga transaksi yang dilakukan aman dan dijamin minim pencurian. Selain itu, membayar dengan kartu diakui lebih prakits.

Taruh uang tunai secukupnya didalam dompet supaya ketika berbelanja Anda tidak akan sampai kelepasan membeli banyak barang. Baru menggunakan kartu atm bila transaksi yang dilakukan tidak mencukupi.

10. Membeli Buah Tangan di Pusat Oleh-Oleh

Pie Susu Bali
Image Credit: Productnation.co

Tips ala backpacker selanjutnya adalah membeli buah tangan sebagai kenang-kenangan yang dibawa pulang ke rumah. Anda bisa memberikannya ke keluarga tercinta atau teman dekat. Anda bisa membeli buah tangan berupa pernak-pernik, pie susu, dan lain-lain.

Cara membeli buah tangan dengan harga miring bisa langsung datang ke pusatnya sehingga dijamin Anda akan mendapatkan harga berbeda. Selain itu, terdapat pasar yang juga menjual berbagai pernak-pernik souvernir yang berkualitas bagus dengan harga murah di pasar seni Tanah Lot, Pasar Kumbasari, dan lain sebagainya.

Nah, itulah beberapa tips ala backpacker ketika sedang berwisata ke Pulau Bali. Jika Anda mempunyai rencana pergi ke Pulau Seribu Pura, tentunya tips diatas akan sangat dibutuhkan. Jadikan liburan menjadi lebih simpel dan efektif dengan membawa barang secukupnya, memperhatikan jenis transportasi, dan lain sejenisnya yang sekiranya dianggap penting.