Pulau Bali dikenal memiliki banyak destinasi wisata bahari yang populer, utamanya pantai. Inilah rekomendasi watersport di Bali yang paling menantang untuk petualangan liburan seru dan menyenangkan.

Bali adalah pulau yang paling terkenal di Indonesia dengan destinasi wisata yang memukau. Banyak wisatawan domestik maupun mancanegara yang terpesona oleh keindahan pulau dewata ini. Destinasi wisata di Bali tidak hanya menyuguhkan pemandangan pantai yang indah, namun juga banyak wisata lainnya, seperti watersport.

Saat ini, watersport adalah kegiatan olahraga air yang sangat digemari. Permainan air yang berada di Bali ini, dilakukan di pinggir pantai dan di dalam laut. Selain itu, watersport juga dapat dilakukan di sungai maupun di permukaan laut. Umumnya, watersport merupakan permainan yang menantang, sehingga merangsang adrenalin.

Selain kegiatan yang menantang, Anda juga dapat menikmati pemandangan keindahan alam yang diselingi bermain watersport. Ada banyak kegiatan watersport di Bali. Oleh karena itu, berikut daftar watersport terbaik yang ada di pulau dewata, Bali.

1. Tubing

Tubing
Image Credit: Instagram.com @missitee

Tubing adalah salah satu watersport yang ada di Bali. Watersport ini tepatnya berada di Pantai Labuhan Amuk. Pantai ini masih dikategorikan sepi dan baru dikembangkan, sehingga biota-biota laut serta keindahan pantainya masih terjaga. Secara umum tubing melibatkan kecepatan yang tinggi, permukaan air laut, dan merupakan aktivitas yang menantang.

Fasilitas yang digunakan dalam watersport ini adalah perahu berupa tabung bundar yang di tarik oleh speedboat. Perahu ini akan memuat peserta dan peserta akan berpegangan pada tali yang ada di perahu agar tidak terjatuh. Karena adanya tarikan yang kuat perahu akan tertarik dan perahu akan terlompat.

Bagi Anda yang tidak dapat berenang, jangan khawatir, karena setiap peserta akan mendapatkan jaket pelampung untuk keselamatan. Tidak ada harga satuan untuk watersport tubing di Pantai Labuhan Amuk. Selain di Pantai Labuhan Amuk, Anda juga dapat menikmati tubing di Pantai Tanjung Benoa. Untuk menikmati tubing, pilihlah paket River Rafting & Tubing.

2. Snorkeling

Snorkeling
Image Credit: Instagram.com @okadmwn

Watersport ini dapat Anda dilakukan di Pantai Sanur, Labuhan Amuk, atau Tanjung Benoa. Laut Bali yang kaya akan keindahan biota laut menjadi daya tarik para wisatawan untuk melakukan snorkeling. Snorkeling dilakukan dengan cara menyelam di laut dangkal dengan menggunakan alat berupa kaki katak atau sirip selam dan snorkel (alat bantu napas).

Keunggulan snorkeling dibandingkan dengan diving adalah snorkeling dapat dilakukan oleh semua orang tanpa pendidikan khusus dan peserta tidak harus pandai berenang. Untuk keselamatan akan ada pengarahan sebelum melakukan snorkeling. Setiap peserta akan memakai baju pelampung. Snorkeling ini juga dapat dilakukan oleh anak-anak.

Snorkeling di Pantai Tanjung Benoa mempunyai kemudahan akses untuk berbagai kegiatan watersport lainnya yang tak kalah menarik. Pantai Sanur memiliki air laut yang jernih dan tenang, sehingga cocok untuk snorkeling. Sedangkan Pantai Labuhan Amuk merupakan pantai yang masih asri sehingga banyak biota laut yang masih terjaga keasriannya.

3. Jet Ski

Jet Ski
Image Credit: Instagram.com @jetskisafari.baliwibisana

Jet ski adalah kegiatan watersport yang mirip dengan mengendarai motor. Namun mengendarai jet ski memberi sensasi berbeda, karena jet ski dilakukan di atas permukaan air. Tentu saja akan berbeda sensasinya dengan mengendarai sepeda motor di permukaan yang keras. Jet ski menggunakan perahu berbentuk sepeda motor dan dapat memuat 1-2 orang.

Jika Anda melakukan jet ski di Pantai Tanjung Benoa, ada beberapa perusahaan yang mensyaratkan adanya instruktur yang menemani. Hal ini dikarenakan pantai ini selalu ramai dan banyak aktivitas di perairan, sehingga untuk mencegah terjadinya hal yang tidak diinginkan, pengendara harus ditemani instruktur.

Selain di pantai Tanjung Benoa, Anda dapat melakukan kegiatan jet ski di Pantai Sanur dan Labuhan Amuk. Pantai-pantai tersebut memiliki aktivitas lalu lintas laut yang lebih sedikit, sehingga Anda dapat lebih leluasa bermain jet ski.

4. Flying Fish

Flying Fish
Image Credit: Instagram.com @watersports.bali

Perahu yang digunakan watersport ini adalah perahu karet dengan bentuk ikan. Di bagian atas perahu terdapat karet penghubung, sedangkan bagian samping terdapat sayap seperti sirip ikan. Dalam sekali permainan, peserta yang dapat menaikinya maksimal berjumlah 2 orang, ditambah 1 orang pemandu di tengah-tengah perahu, sehingga berjumlah 3 orang.

Perahu flying fish akan ditarik oleh speedboat yang dikemudikan oleh dua pemandu. Kecepatan speedboat adalah kecepatan tinggi dengan arah melawan angin. Posisi duduk di perahu, dapat Anda pilih. Anda dapat berpose duduk seperti posisi tidur terlentang, mengendarai motor, maupun seperti menunggangi kuda.

Ketika melawan arah angin, perahu akan terbang seperti layang-layang. Ketinggian terbangnya perahu biasanya hanya sekitar 2 meter. Permainan watersport ini sesuai untuk para remaja maupun dewasa, dengan jiwa petualang yang tinggi.

5. Parasailing

Parasailing
Image Credit: Instagram.com @badilliyacht

Waterspot yang satu ini mirip dengan aktivitas paralayang di dataran tinggi. Perbedaannya terletak pada lokasinya bermainnya, aktivitas parasailing dilakukan di atas permukaan laut. Peserta akan menggunakan parasut dan sebuah speedboat akan menariknya berkeliling pantai. Panjang tali untuk parasailing kurang lebih sekitar 80 meter.

Sebelum melakukan parasailing, akan ada pengarahan dari pemandu yang berpengalaman. Arahan akan berisi posisi yang benar sebelum terbang dan cara mendarat yang aman. Selain itu, dilakukan juga pengenalan alat-alat. Alat-alat yang digunakan aman dan berstandar internasional. Untuk ukuran parasut, akan disesuaikan dengan berat badan peserta.

Anda dapat melakukan parasailing di Pantai Sanur dan Pantai Tanjung Benoa. Kelebihan Parasailing di Pantai Tanjung Benoa adalah adanya 2 pilihan parasailing, yaitu single atau tandem parasailing. Single parasailing hanya dapat membawa 1 orang saja, sedangkan tandem parasailing dapat mengangkut 2 hingga 3 peserta sekaligus.

6. Wakeboarding

Wakeboarding
Image Credit: Google Maps (Shane Withers)

Watersport yang satu ini sangat menantang dan akan sangat merangsang adrenalin Anda. Sehingga wakeboarding ini cocok bagi Anda yang sangat menyukai tantangan. Aktivitas permainan ini termasuk kelompok watersport di permukaan air. Watersport ini berasal dari kombinasi water ski dan selancar.

Bagi Anda yang tertarik memainkan watersport yang satu ini, harus memiliki keseimbangan yang baik agar dapat bertahan. Peserta wakeboarding akan berdiri di atas papan selancar yang terpasang kuat di kaki. Ada sebuah handle yang disambungkan ke speedboat dengan tali yang kuat. Handel inilah yang dipegang peserta ketika memainkan wakeboarding.

Ukuran wakeboard tergantung dari berat badan dan gerakan peserta. Kecepatan rata-rata dari speedboat adalah 25 km/jam. Selain menggunakan speedboat untuk menarik wakeboard, penarikan juga dapat dilakukan dengan sistem kabel.

7. Glass Bottom Boat ke Pulau Penyu

Glass Bottom Boat ke Pulau Penyu
Image Credit: Bigbalitours.com

Watersport yang satu ini dapat Anda nikmati bersama keluarga, khususnya anak-anak. Watersport ini, tentu saja akan memberikan kenangan yang berharga dan mengedukasi. Anda akan disuguhi oleh keindahan pemandangan bawah laut yang indah.

Selain melihat panorama yang indah di laut, Anda juga akan diajak berkunjung ke pulau penangkaran penyu hijau, Penyu hijau merupakan penyu yang dilindungi di Indonesia. Anda akan berlayar ke pulau penyu dengan menggunakan perahu khusus bernama glass bottom boat.

Glass bottom boat merupakan perahu yang digerakkan dengan mesin. Uniknya bagian bawah perahu berupa kaca, sehingga bersifat transparan. Watersport yang satu ini, akan mengajak Anda menikmati pemandangan bawah laut dan mengunjungi penangkaran penyu di Pantai Tanjung Benoa.

8. Flyboard

Flyboard
Image Credit: Google Maps (Konco Anime)

Watersport yang satu ini adalah wahana terbaru yang diadakan di pantai. Flyboard yang paling terkenal dan populer berada di Pantai Tanjung Benoa. Flyboard merupakan roket air yang terhubung dengan sebuah alat seperti jet ski.

Jika Anda ingin memainkan permainan watersport yang satu ini, Anda harus menggunakan sepatu khusus yang telah disediakan. Air dengan tekanan yang kuat akan keluar dari alas sepatu dan menyebabkan peserta seolah-olah terbang.

Peserta flyboard sebaiknya memiliki keahlian dalam menyeimbangkan diri. Namun Anda tak perlu khawatir karena permainan ini tidak begitu sulit. Selain itu, ada pelampung dan tim penyelamat yang siap siaga sehingga aman. Biasanya durasi bermain flyboard sekitar 15-20 menit saja.

9. Sea Walker

Sea Walker
Image Credit: Google Maps (Bali Seawalker)

Watersport yang satu ini juga dinamakan dive walker, ocean walker, dan marine walker. Jika Anda tertarik melakukan kegiatan sea walker, Anda dapat melakukannya di Pantai Tanjung Benoa atau di Pantai Sanur. Watersport ini dilakukan di dasar laut. Setiap peserta akan berjalan di dasar laut dengan menggunakan helm yang kedap udara dan bernapas seperti biasanya.

Sebelum memasuki dasar laut, terlebih dahulu akan ada panduan dari instruktur. Batas usia minimal untuk peserta sea walker adalah 13 tahun. Umumnya durasi untuk sea walker adalah 45 menit. Anda akan disuguhi oleh pemandangan biota laut yang sangat memukau. Untuk kedalaman, para penyelam pada kegiatan sea walker, akan berada di kedalaman 6-8 meter.

Untuk memainkan kegiatan watersport yang satu ini, Anda tidak membutuhkan keahlian berenang maupun diving. Oleh karena itu, bagi Anda yang masih pemula, namun ingin melihat keindahan bawah laut, Anda dapat berkunjung ke Bali dan memilih watersport ini. Anda dapat melakukan sea walker di Pantai Tanjung Benoa atau Pantai Sanur.

10. Rafting

Rafting
Image Credit: Instagram.com @smalldasha

Berbeda dengan watersport lainnya yang berlokasi di pantai. Aktivitas watersport yang satu ini dilakukan di sungai dengan arus yang deras. Rafting (arum jeram) diminati karena sensasi menantang yang merangsang adrenalin. Meskipun menantang, kegiatan watersport ini cukup aman untuk dilakukan.

Ada 3 sungai di Bali yang digunakan untuk rafting, yaitu Sungai Ayung di Ubud, Sungai Melangit di Klungkung, dan Sungai Telaga Waja di Karangasem. Namun, sungai paling favorit bagi wisatawan adalah Sungai Telaga Waja, karena memiliki rute menantang dan terpanjang, yaitu 16 km, sehingga membutuhkan waktu 2.5-3 jam untuk mengarungi sungai ini.

Berbeda dengan Telaga Waja, Sungai Ayung memiliki panjang rute 13 km dan di sepanjang sungai banyak ukiran-ukiran dinding sungai yang indah. Ukiran ini menjadi keunikan sungai. Sedangkan untuk Sungai Melangit, kelebihannya terletak pada keasrian alam yang masih terjaga. Selain itu, di Sungai Melangit, ditawarkan juga suasana pedesaan dengan udara segar.

Itulah rekomendasi watersport terbaik yang ada di Pulau Dewata Bali. Jika Anda tertarik bermain watersport, maka berkunjunglah ke Bali. Di pulau seribu pura, Anda akan disuguhkan beragam kegiatan olahraga air yang menantang. Anda juga dapat berkunjung ke penangkaran penyu di Pulau Penyu bersama keluarga dan teman-teman Anda.