Harga Tiket: Rp 325.000; Map: Cek Lokasi
Alamat: Satar Lenda, Kec. Satar Mese Barat, Kab. Manggarai, Nusa Tenggara Timur.

Sebutan Desa di Atas Awan merupakan julukan yang cocok untuk mendefinisikan sebuah desa adat Wae Rebo. Desa ini bila anda melihat sekilas akan memiliki kemiripan dengan salah satu desa asal Danies. Jika Denies berada di Papua, maka desa adat ini berada di Nusa Tenggara Timur yang bahkan sudah terkenal hingga mancanegara.

Gambaran umum dari Desa Wae Rebo ini memang hampir sama dengan desa pada umumnya, bahkan cenderung sederhana. Akan tetapi jika anda melihat dari dekat, percayalah mata anda akan terpukau dengan keindahan alam bak surga yang luar biasa. Hampir menyerupai di Puncak Pass, kawasan desa wisata ini juga berada di ketinggian sekitar 1200 mdpl.

Daya Tarik Wisata Desa Adat Wae Rebo

Daya Tarik Desa Adat Wae Rebo
Photo by Twitter Javalava Tours | Team Javalava

1. 7 Rumah Adat Berbentuk Kerucut

Jika anda mengunjungi wisata Desa adat yang terkenal ini, anda akan disuguhkan dengan pemandangan yang tidak biasa. Karena anda akan menemukan bangunan 7 rumah yang memiliki bentuk unik yaitu berbentuk kerucut. Rumah ini merupakan bangunan yang masih di lestari dan merupakan peninggalan dari nenek moyang.

Rumah adat yang berbentuk kerucut ini merupakan rumah adat asli dari Desa Wae Rebo yang bernama Mbaru Niang. Rumah ini didesain dengan susunan melingkar mengelilingi batu yang disebut dengan copang sebagai titik pusat. Sehingga dengan desain yang unik tersebut membuat wisatawan yang datang terpesona sekaligus penasaran.

Arsitektur dari rumah yang unik ini memiliki filosofi yang jarang diketahui wisatawan. Hunian unik ini memiliki arti dari wujud keselarasan antara manusia dengan alam. Serta bentuk dari gambaran kehidupan secara fisik dan sosial Suku Manggarai. Suku ini juga mempercayai jika bentuk lingkaran memiliki makna keseimbangan. Sehingga digunakan hampir di seluruh bentuk fisik desa.

2. Compang

Compang memiliki bentuk gundukan dari baru berukuran sedang yang berada di Manggarai. Posisi compang berada di bagian tengah-tengah bangunan rumah adat mbaru niang. Compang sendiri biasanya digunakan sebagai pusat aktivitas masyarakat sekitar guna mendekatkan diri kepada leluhur, alam, serta kepada Tuhan yang di percaya.

3. Upacara Adat Penti

Jika anda berwisata di desa hits ini, anda akan melihat prosesi upacara yang berkaitan dengan mata air. Fungsi dari diadakannya upacara adat penti ini, karena adanya kepercayaan masyarakat bahwa air sangat berperan untuk memberikan kehidupan. Selain itu air juga mampu untuk digunakan sehari-hari. Maka dari itu dengan upacara adat sakral ini dijalankan sebagai, simbol keturunan masyarakat Wae Rebo yang tidak pernah berhenti mengalir.

Daya Tarik Wisata Desa Adat Wae Rebo
Photo by Google Maps yopino oentoro

4. Keindahan Alam yang Luar Biasa

Berada di ketinggian kurang lebih sekitar 1200 di atas permukaan laut, maka daerah wisata adat ini memberikan nuansa menyatu dengan alam. Jika anda kesana, anda akan melihat berbagai keindahan alam yang tiada tara. Mulai dari pegunungan yang menjulang tinggi, area perbukitan, bentangan sawah yang luas, dan yang pasti keaslian arsitektur lingkungan alam di Desa hits ini.

Selain itu, anda juga bisa melihat berbagai satwa yang jarang anda temui di ibu kota. Di sana anda akan melihat berbagai macam corak burung yang elok dan memiliki suara merdu, berbagai kumbang, dan masih banyak lagi satwa lainnya yang akan membuat anda merasa heran. Pada pagi hari biasanya wilayah ini akan tertutup kabut. Sehingga disarankan anda membawa baju tebal.

5. Perkebunan Kopi Robusta

Berkunjung di Desa unik ini anda akan disambut dengan perkebunan kopi robusta yang cukup luas. Perkebunan yang berada di tanah seluas kurang lebih sekitar 700 meter tersebut menjadi salah satu komoditas warga sekitar. Biasanya hasil yang diperoleh dari perkebunan kopi tersebut sekitar 14 juta setiap tahunya

Dengan hasil yang diperoleh dari usaha perkebunan kopi tersebut, pendapatan dari warga sekitar digunakan untuk membiayai sekolah anaknya. Sebagian lagi digunakan untuk modal awal usaha kopi. Selain dijual secara mentah, beberapa kopi hasil kebun juga digunakan untuk kebutuhan sendiri dan dijual dalam bentuk seduhan kepada wisatawan yang hadir.

Kopi jenis robusta yang ditanam oleh penduduk sekitar mulai ditanam warga sekitar tahun 1960 an dan beberapa tahun kemudian menjadi salah satu komoditas utama selain sawah dan kebun. Kopi ini juga menjadi daya tarik tersendiri bagi pelancong yang datang. Karena menawarkan rasa yang sangat enak.

Alamat dan Rute Lokasi

Rute Lokasi Wae Rebo Manggarai
Photo by Twitter The Art of TingWe

Terletak di daerah pegunungan Flores dengan ketinggian sekitar 1000 kaki, menjadikan kawasan ini sangat seru untuk tujuan wisata. Lebih detailnya alamat dari kawasan wisata desa adat ini yaitu berada di Dusun Wae Rebo. Dusun ini merupakan salah satu bagian dari Desa Satar Lenda. Berada di Kecamatan Satarmese Barat, Kabupaten Manggarai di Provinsi NTT Indonesia.

Untuk beberapa tahun yang lalu akses menuju lokasi tempat wisata ini cukup menantang, sehingga jika anda berkunjung ke desa adat ini akan memakan waktu sekitar 8 hingga 13 jam. Dengan rute perjalanan darat dari Labuan Bajo, kemudian Ruteng, Denge hingga Wae Rebo. Perjalanan yang cukup panjang, namun anda akan dikejutkan dengan berbagai kecantikan alam sekitar.

Seiring dengan berjalannya waktu serta perkembangan infrastruktur yang memadai. Detik ini jika anda ingin mengunjungi kawasan wisata hits tersebut, anda hanya akan menempuh jarak kurang lebih sekitar 4 hingga 6 jam perjalanan. Perjalanan yang relatif singkat dari pada perjalanan sebelumnya.

Untuk perjalanan darat tersebut anda bisa menggunakan kendaraan roda dua atau roda empat. Baik sepeda motor, mobil pribadi hingga bus. Rute yang digunakan yaitu mulai dari Labuan Bajo dilanjutkan ke Denge dan yang terakhir menuju Wae Rebo. Anda tidak lagi melewati daerah Ruteng yang memakan waktu cukup banyak.

Jam Operasional dan Harga Tiket

Jam Operasional Wae Rebo Manggarai
Photo by Google Maps satyo mindrowo

Wisata bersejarah ini buka 24 jam non-stop dan berada pada pengawasan yang cukup ketat. Dilakukan pengawasan yang ketat karena wisata ini juga masih dihuni oleh penduduk setempat, sehingga dikhawatirkan jika terjadi kegaduhan akan mengganggu warga sekitar dalam menjalankan aktivitasnya.

Bagi anda yang ingin berwisata di desa unik ini harus menyiapkan dana kurang lebih sekitar 325 ribu. Dana tersebut ditawarkan cukup murah, karena dengan harga segitu anda sudah bisa menikmati salah satu wisata yang meraih penghargaan UNESCO. Selain itu harga 325 ribu juga sudah termasuk uang makan dan juga biaya akomodasi menuju lokasi.

Untuk anda yang ingin berkunjung di wisata ini disarankan berangkat lebih pagi. Hal ini supaya anda dapat menikmati pemandangan matahari terbit dari balik perbukitan. Selain itu di pagi hari merupakan waktu yang pas untuk melihat awan di bawah desa. Sehingga anda akan merasakan sensasi berada di atas awan.

Aktifitas yang Menarik Dilakukan

Photo by Google Maps Xavier Gaubert-Amy

1. Menikmati Kopi Robusta yang Mendunia

Bagi pecinta kopi, maka tempat ini sangat cocok untuk anda kunjungi. Pasalnya disini anda dapat menikmati racikan kopi robusta yang telah mendunia dan langsung dari diseduh di daerah penghasilnya. Kopi robusta yang dihidangkan akan memberikan rasa yang unik. Karena pada seruputan pertama, anda akan mendapati robusta yang strong, lalu diselingi rasa buah seperti buah asam.

2. Melihat dan Belajar Menenun

Desa Adat Wae Rebo juga memiliki kerajinan khas yaitu kain tenun. Biasanya jika kaum laki-laki bertugas di kebun menanam kopi, maka disini tugas dari kaum perempuan yaitu menenun. Kain tenun khas dari tanah Manggarai ini di beri nama tenun cura. Kain tenun ini memiliki motif khas berwarna cerah.

Disana anda dan wisatawan lainnya bisa belajar tentang bagaimana membuat kain tenun cura dan teknik-tekniknya. Penduduk disana juga sangat ramah, sehingga jika ada wisatawan yang ingin belajar, dengan senang hari masyarakat akan mengajari hingga bisa. Tenun cura juga di perjual belikan di daerah ini dengan harga yang beragam.

3. Berfoto di Alam Pedesaan

Jika anda suka mengoleksi momen berharga saat berwisata, anda juga bisa mengabadikan momen menarik anda di wisata ini. Pada wisata ini memiliki spot foto seperti rumah adat Mbaru Niang, perbukitan, area persawahan hingga anda bisa berfoto langsung dengan penduduk sekitar. Anda tidak perlu takut, karena penduduk sekitar sangat ramah kepada pengunjung.

Aktifitas Menarik di Wae Rebo Manggarai
Photo by Google Maps Thomas Sarjono

4. Wisata Edukasi

Anda bisa belajar banyak terkait sejarah dari desa, suku, hingga adat istiadat yang terdapat di daerah Wae Rebo. Disana anda bisa menyewa tour guide untuk memberikan penjelasan lengkap terkait sejarah unik di tanah Manggarai. Selain itu anda juga bisa langsung mewawancarai warga sekitar perihal sejarah di desa ini. Bahkan anda akan di seduhkan kopi saat wawancara.

5. Melihat Ritual Adat Penti

Ritual adat penti merupakan salah satu ritual yang berkaitan dengan mata air di Desa Adat keren tersebut. Warga sekitar meyakini bahwa air sangat berperan penting dalam kehidupan masyarakat. Sehingga pada momen tertentu wisatawan yang berkunjung dapat menyaksikan secara langsung ritual yang penuh hikmat ini.

Fasilitas di Desa Adat Wae Rebo

Fasilitas di Desa Adat Wae Rebo
Photo by Google Maps Indotravelista Yoga Retreat

Dalam tempat wisata pasti anda akan menemukan berbagai fasilitas yang dapat menunjang keamanan dalam berwisata. Salah satu fasilitas yang disediakan oleh pengurus wisata adat Wae Rebo yaitu akomodasi. Dimana jika anda berkunjung dan menuju lokasi puncak anda akan dipermudah dengan adanya akomodasi yang disediakan.

Selain akomodasi, anda juga akan mendapatkan fasilitas makan dari pengelola. Walaupun begitu jika anda kurang kenyang, anda masih bisa menemukan beberapa tempat makan dipinggir jalan menuju lokasi. Anda juga bisa menikmati seduhan kopi robusta khas daerah ini yang dijajakan oleh penduduk sekitar.

Disana juga disediakan toilet yang cukup bersih dan terawat. Dan untuk menjaga kebersihan juga disediakan beberapa tempat sampah di lokasi. Namun jika anda ingin bermalam, disini belum disediakan penginapan. Sehingga anda harus kembali turun menuju kota untuk mendapatkan penginapan yang anda inginkan.

Sekian informasi menarik yang dapat di sampaikan untuk anda. Jangan lupa untuk mengosongkan waktu guna menikmati keindahan wisata alam dan sejarah di Desa Adat Wae Rebo. Selain itu siapkan ponsel dan kamera untuk mengabadikan momen, karena sayang jika anda tidak mengabadikannya.