Ingin Liburan lebih Berkesan? Inilah List Tempat Wisata Populer di Ubud, Bali. Objek Wisata Alam Terbaru, Kekinian & Paling Hits Dikunjungi untuk Liburan.

Bali sering dikenal sebagai surga dunia bagi masyarakat luar negeri. Hal ini disebabkan karena wisatawan luar negeri tersebut bisa melihat banyak tempat indah di satu tempat tanpa harus berpindah terlalu jauh.

Di samping itu, matahari bisa bersinar sepanjang hari di Bali. Inilah yang paling dinanti oleh wisatawan luar negeri tersebut. Di tambah biaya hidup di Bali juga terbilang murah. Dan salah satu kota di Bali yang wajib dikunjungi adalah Ubud. Berikut rekomendasi tempat wisata di Ubud yang bisa jadi rekomendasi.

1. Monkey Forest

Monkey Forest Ubud
Image Credit: Blog.airpaz.com

Monkey Forest Ubud adalah sebuah tempat wisata yang sedang naik daun saat ini. Monkey Forest ini berlokasi tidak jauh dari Pura Taman Saraswati. Tempat wisata ini buka dari pukul 08.30. Wisatawan bisa bercengkrama dengan monyet-monyet liar yang sudah jinak.

Tempat wisata ini merupakan tempat wisata favorit keluarga. Sehingga di sana akan banyak ditemui banyak keluarga yang datang untuk berlibur menghabiskan waktu dengan keluarga.

Lokasi: Jl. Monkey Forest, Ubud, Kec. Ubud, Kab. Gianyar.

2. Istana Kepresidenan Tampak Siring

Istana Kepresidenan Tampak Siring
Image Credit: Bali.panduanwisata.id

Indonesia mempunyai istana Kepresidenan lain selain di Bogor. Di Bali juga terdapat Istana Kepresidenan Tampak Siring yang bisa dikunjungi. Istana Kepresidenan tersebut ada di Desa Manukaya dan dibangun pada masa Presiden Soekarno.

Istana Kepresidenan ini merupakan satu-satunya istana yang memiliki gaya arsitektur nusantara. Di samping itu, terdapat cerita sejarah di dalam istana kepresidenan. Untuk masuk ke dalam istana, wisatawan tidak dipungut biaya dan cukup meminta ijin kepada penjaga istana.

Lokasi: Jl. Dr. Ir. Soekarno, Manukaya, Kec. Tampaksiring, Kab. Gianyar.

3. Desa Nyuh Kuning

Desa Nyuh Kuning
Image Credit: Kompasiana.com

Bagi yang ingin berwisata mengenai kebudayaan Bali, silakan mengunjungi Desa Nyuh Kuning. Di sana dapat melihat adat dan budaya penduduk asli Desa Nyuh Kuning. Karena desa yang masih sangat tradisional, Pemerintah Bali menjadikan desa sebagai situs wisata.

Kediaman warga bisa dijadikan tempat bermalam. Wisatawan juga bisa merasakan atmosfer Bali zaman dahulu dan berbaur dengan penduduk asli desa. Di sana juga disediakan makanan khas Bali dan tarian tradisional sebagai jamuan. Saat masuk desa, wisatawan tidak akan dikenai biaya tiket masuk.

Lokasi: Jl. Raya Nyuh Kuning, MAS, Kec. Ubud, Kab. Gianyar.

4. Pasar Sukawati

Pasar Sukawati
Image Credit: Lokaayobali.netm

Tempat wisata selanjutnya adalah Pasar Sukawati. Pasar ini dulu pernah jadi lokasi syuting salah satu film Hollywood. Pasar Seni Sukawati berlokasi di Sukawati. Pasar ini tidak pernah sepi dari pengunjung yang ingin berbelanja souvenir asli Kota Bali.

Di pasar tersebut bisa dibeli berbagai macam kerajinan khas Bali yang dibuat dengan tangan. Harganya juga cukup terjangkau. Hanya saja harus pandai-pandai menawar dan jangan lupa membandingkan dengan toko lainnya supaya memperoleh harga terendah.

Lokasi: Jl. Raya Sukawati, Sukawati, Kec. Sukawati, Kab. Gianyar.

5. Goa Gajah

Goa Gajah
Image Credit: Balicheapesttours.com

Tempat wisata Ubud selanjutnya adalah Goa Gajah. Tempat ini berlokasi di desa Bedulu sekitar 27 kilometer dari Denpasar. Goa tersebut termasuk salah satu peninggalan sejarah dimana goa dahulu ini dipakai sebagai tempat ibadah atau tempat meditasi atau bertapa para biksu di Bali pada abad ke-13.

Bagian pintu masuk yang berbentuk mulut dari Barong menjadi lokasi paling ikonik. Barong sendiri adalah makhluk mitologi kepercayaan masyarakat Bali. Patung Barong diapit dua patung penjaga. Di samping itu, banyak pohon yang usianya sudah ratusan tahun masih berdiri kokoh di sekitaran goa.

Di goa juga ada banyak arca bersejarah yang bisa dilihat. Suasana sakral sangat ketara saat memasuki wilayah goa. Sehingga pengunjung di wajibkan untuk tetapi menjaga kesakralannya.

Lokasi: Desa Bedulu, Kec. Blahbatuh, Kab. Gianyar.

6. Bali Bird And Reptile Park

Bali Bird Park
Image Credit: Hargatiket.net

Bagi yang ingin melihat hewan reptil dan burung lebih dekat maka Bali Bird and Reptile Park bisa menjadi pilihan utama. Tempat wisata ini menjadi tempat paling diminati untuk liburan keluarga. Taman ini berdiri di lahan seluas 2 hektar. Bukan hanya burung dan reptile saja, terdapat 2000 jenis taman yang bisa dipelajari.

Taman memiliki sekitar 1000 dari 250 jenis burung. Selain itu, juga terdapat berbagai jenis reptil yang mulai langka seperti katak, ular, komodo, dan buaya. Taman ini berlokasi di Batubulan sekitar 11,3 km dari Ubud.

Lokasi: Jl. Serma Cok Ngurah Gambir Singapadu, Batubulan, Kec. Sukawati, Kab. Gianyar.

7. Museum Arma

Museum Arma
Image Credit: Tripbaligo.com

Museum berikutnya yang bisa dikunjungi adalah Museum ARMA atau Agung Rai Museum of Art. Saat berkunjung, pengunjung dapat menonton banyak lukisan asli Bali dari berbagai macam zaman. Wisatawan juga dapat melihat tanaman angrek dan kolam bunga teratai yang ditata dengan rapi yang disandingkan dengan ukiran patung Bali.

Banyak wisatawan luar negeri yang mendatangi tempat ini karena sangat mengagumi kesenian Bali. Museum sudah buka mulai pukul 09.00 setiap hari. Tiket masuk museum adalah 50 ribu per orang.

Lokasi: Jl. Raya Pengosekan Ubud, MAS, Kec. Ubud, Kab. Gianyar.

8. Pura Dalem Agung Padangtegal

Pura Dalem Agung Padangtegal
Image Credit: Popularresort.blogspot.co.id

Masih berupa wisata pura. Pura Dalem Agung Padangtegal menjadi satu dengan kawasan Monkey Forest. Awalnya, pura ini hanya bernama Pura Dalem Agung, tetapi karena terdapat banyak sekali pura dengan nama yang sama, maka masyarakat lokal menambahkan Padangtegal. Diperkirakan Pura sudah berdiri sejak abad ke 14 pertengahan, saat Ubud Bali di kuasai dinasti Pejeng.

Lokasi pura yang menjadi satu dengan Monkey Forest maka wisatawan cukup membayar tiket masuk 1 kali saja. Sehingga wisatawan bisa berhemat tapi bisa menyaksikan 2 keindahan yang berbeda dalam 1 tempat.

Lokasi: Jl. Monkey Forest, Ubud, Kec. Ubud, Kab. Gianyar.

9. Hidden Canyon Beji Guwang

Hidden Canyon Beji Guwang
Image Credit: Balitoursclub.net

Hidden Canyon Beji Guwang bisa jadi rekomendasi wisata Ubud berikutnya. Tempat ini terdapat sebuah tebing batu yang sangat menakjubkan. Tebing memiliki liku-liku layaknya pahatan abstrak.

Banyak yang menganggap kalau tebing ini merupakan the hidn heaven atau surga tersembunyi di Ubud. Selain itu, objek wisata ini memiliki udara yang sangat sejuk karena lokasi dikelilingi pepohonan dan air sungai yang segar. Hidden Canyon Beji Guwang berada di Banjar Wangbung dan dari pukul 08:00 setiap harinya.

Lokasi: Jl. Sahadewa, Banjar Wangbung, Guwang, Kec. Sukawati, Kab. Gianyar.

10. Puri Saren Agung

Puri Saren Agung
Image Credit: Fabulousubud.com

Puri Saren Agung adalah lokasi wisata yang hits di Ubud. Puri Saren Agung merupakan sebuah istana yang menyimpan nilai sejarah dengan arsitektur asli Bali. Terdapat taman yang indah saat memasuki puri.

Menariknya, puri yang berlokasi di Gianyar dapat dikunjungi secara gratis. Banyak pengunjung yang betah berada di dalam Puri karena keasriannya. Dari puri, wisatawan bisa melihat warga asli latihan tari.

Lokasi: Jl. Raya Ubud No.8, Ubud, Kec. Ubud, Kab. Gianyar.

11. Pura Gunung Lebah

Pura Gunung Lebah
Image Credit: Instagram.com @lovisatravels

Pura Gunung Lebah berlokasi di bawah jembatan sungai lebih tepatnya sungai Campuhan. Pura dibangun abad ke 8 oleh seseorang bernama Rsi Markandeya. Sejarah pura mempunyai kaitan erat dengan desa Ubud. Dulu, masyarakat membangun permukiman di daerah pura karena terdapat banyak tanaman obat.

Maka desa tersebut dinamai Ubud berasal dari kata Ubad atau obat. Pura ini dipakai untuk upacara adat tahunan Piodalan. Saat upacara ditampilkan tarian tradisional Calonarang. Hanya saja, upacara tersebut diadakan setiap 100 tahun sekali.

Lokasi: Jl. Raya Ubud No.23, Sayan, Kec. Ubud, Kab. Gianyar.

12. Museum Dan Galeri Seni Rudana

Museum Dan Galeri Seni Rudana
Image Credit: Bali.com

Jika ingin mengunjungi tempat yang menyimpan koleksi bernilai tinggi maka museum dan galeri seni Rudana bisa dipilih. Dalam museum disimpan banyak koleksi dari seniman kelas dunia seperti I Gusti Nyoman Lempad, Jafar Islah, Yuri Gorbachev dan masih banyak lagi.

Museum ini berlokasi di Desa Peliatan dan sudah dibuka sejak pukul 08.00. harga tiket juga cukup terjangkau untuk melihat seni nilai tinggi dari seniman dunia tersebut.

Lokasi: Jl. Peliatan, Ubud, Peliatan, Kec. Ubud, Kab. Gianyar.

13. Pura Taman Saraswati

Pura Taman Saraswati
Image Credit: Overseasattractions.com

Bali dikenal dengan pulau sejuta Pura, tidak salah kalau berkunjung ke Pura Taman Saraswati. Pura ini berlokasi di Gianyar. Wisatawan bisa melihat upacara keagamaan umat Hindu.

Saat sore, terdapat tarian kecak yang bisa disaksikan setiap harinya. Wisatawan cukup membayarkan tiket kurang dari 100 ribu untuk setiap orang. Jadi jangan salah kalau banyak wisatawan yang malah berdatangan di sore hari.

Lokasi: Jl. Kajeng, Ubud, Kec. Ubud, Kab. Gianyar.

14. Air Terjun Tegenungan

Air Terjun Tegenungan
Image Credit: Pegipegi.com

Tempat wisata di Ubud berikutnya yang wajib dikunjungi adalah air terjun Tegenungan yang berlokasi di Desa Kemunuh. Air terjun ini mempunyai ketinggian sekitar 15 meter. Tegenungan tersebut bagus dikunjungi saat musim kemarau. Karena saat itu, air terjun ini akan terlihat lebih jernih.

Berbeda dengan saat musim hujan, air terjun ini akan terlihat lebih keruh karena tercampur lumpur. Tempat wisata ini sudah buka dari pukul 06.30. Air terjun banyak dikunjungi oleh wisatawan remaja.

Lokasi: Jl. Ir. Sutami, Kemenuh, Kec. Sukawati, Kab. Gianyar.

15. Candi Tebing Gunung Kawi

Candi Tebing Gunung Kawi
Image Credit: Wikipedia.org

Wisata hits di Ubud berikutnya adalah Candi Tebing Gunung Kawi. Bukan hanya Jogja dan Magelang saja yang mempunyai candi sebagai tempat wisata. Candi Tebing Gunung kawi tersebut juga merupakan sebuah cagar alam yang harus dilestarikan.

Banyak wisatawan lokal maupun wisatawan asing yang datang berkunjung yang sudah dibangun sejak abad ke 11. Lokasi candi ada di kawasan Istana Tampak Siring tepatnya di dekat Sungai Pakerisan.

Lokasi: Br. Penaka, Kec. Tampaksiring, Kab. Gianyar.

16. The Blanco Renaissance Museum

Museum Blanco
Image Credit: Wikipedia.org

Salah satu museum yang ada di Ubud ini merupakan destinasi favorit bagi wisatawan asing maupun local. Museum The Blanco berisi berbagai koleksi lukisan-lukisan yang tentunya sudah terkenal karya Antonio Blanco.

Museum ini juga memiliki perpaduan unik antara budaya ala Eropa dengan budaya tradisional khas Bali. Sehingga kesan pertama yang muncul ketika berkunjung kesini akan membuat pengunjung merasa kagum dan betah. Untuk masuk ke museum, biaya yang harus disiapkan yakni Rp 30.000 untuk wisatawan local dan Rp 50.000 untuk wisatawan asing.

Lokasi: Jl. Raya Campuhan, Sayan, Kec. Ubud, Kab. Gianyar.

17. Arung Jeram Sungai Ayung

Arung Jeram Sungai Ayung
Image Credit: Menara-fm.com

Untuk wisatawan yang mempunyai jiwa petualang dengan adrenalin yang tinggi maka arung jeram di sungai Ayung sepertinya patut untuk dijajal. Arung jeram di sungai Ayung adalah salah satu destinasi wisata paling populer bagi turis. Apalagi arung jeram sangat pas bagi pemula yang ingin mencoba.

Bagi yang ingin mencoba arung jeram di sini harus merogoh kocek yang cukup dalam sekitar 350 ribu untuk setiap orangnya. Akan tetapi, harga yang sudah dikeluarkan akan terbayar lunas dengan panorama yang sudah disuguhkan. Di tengah perjalanan, juga bisa melihat seni ukir di dinding sungai.

Lokasi: Jl. Raya Ubud, Ubud, Kec. Ubud, Kab. Gianyar.

18. Pura Tirta Empul

Pura Tirta Empul
Image Credit: Info.caraputu.com

Istana Kepresidenan Tampaksiring bukan satu-satunya istana yang bisa didatangi, terdapat satu lagi lokasi wisata di Desa Manukaya yaitu Pura Tirta Empul Tampaksiring. Masyarakat lebih mengenalnya sebagai atau Tirta Empul.

Pura Tirta Empul merupakan sebuah pura yang sangat terkenal di Ubud. Daya tarik dari pura tersebut adalah adanya mata air alami yang biasa dipakai untuk pemandaian sekaligus meminta tirta atau air suci kepercayaan umat Hindu.

Lokasi: Jl. Tirta, Manukaya, Kec. Tampaksiring, Kab. Gianyar.

19. Ubud Art Market

Ubud Art Market
Image Credit: Brotherbalitour.com

Ubud Art Market juga menjadi tempat wisata yang patut didatangi. Pasar tersebut menjadi pusat belanja oleh-oleh khas Bali. Seperti namanya, wisatawan bisa membeli berbagai macam hasil seni karya masyarakat lokal. Benda-benda yang dijual seperti, camilan, baju kaos yang dihias topeng barong, cincin atau kalung perak, kain pantai, lukisan, dan patung dengan ukiran.

Pasar sudah buka dari pukul 4 pagi hari. Pasar tersebut berlokasi di dekat Puri Ubud. Disarankan bagi wisatawan membawa uang tunai. Penyebabnya adalah penjual tidak menyediakan mesin pembayaran secara debit.

Lokasi: Jl. Raya Ubud No.35, Ubud, Kec. Ubud, Kab. Gianyar.

20. Air Terjun Kanto Lampo

Air Terjun Kanto Lampo
Image Credit: Traveltriangle.com

Air Terjun Kanto Lampo adalah air terjun yang indah selain Tegenungan. Air terjun berlokasi di Desa Beng. Sisi unik air terjun ini adalah air terjun terbentuk karena sebuah ketidaksengajaan. Penyebabnya adalah jebolnya saluran irigasi sehingga dinding yang merupakan bekas galian yang berada di bawahnya ambrol dan jebol.

Walaupun sebuah ketidaksengajaan bukan berarti air terjun ini jelek dan tidak layak dikunjungi. Air terjun juga indah dan tentu saja airnya juga jernih. Berfoto di bawah air terjun ini kemudian diunggah di media sosial dijamin akan membuat semua orang ingin berkunjung juga.

Lokasi: Banjar Kelod Kangin, Desa Beng, Kec. Gianyar, Kab. Gianyar.

Sungguh banyak tempat wisata di Ubud yang bisa dikunjungi. Semua tempat di sana sungguh indah dan sangat memanjakan mata. Tidak salah memang jika dunia menyebut Bali sebagai surga dunia. Jadi luangkan waktu untuk mengunjungi tempat-tempat tersebut.