Pulau Dewata Bali memang surganya wisata, mulai dari pantai hingga danau, semua tersedia. Begitu pula di Buleleng yang terletak di sebelah utara Pulau Bali ternyata menjadi rumah bagi beberapa tempat wisata yang memukau.

Selama ini, mungkin Anda mengenal lokasi wisata di Pulau Bali sebatas pada lokasi wisata di bagian selatan seperti Kabupaten Badung dengan kawasan Kuta, atau Kabupaten Gianyar dengan kawasan Ubud. Nyatanya, daerah lain di Bali juga menawarkan wisata menarik, seperti di Buleleng.

Pernahkah Anda mendengar tentang Pantai Lovina? Kabupaten Buleleng merupakan rumah dari pantai yang terkenal dengan lumba-lumbanya itu. Lokasi kota yang berbatasan langsung dengan Laut Jawa membuat kota ini memiliki beberapa pantai.

Selain pantai, masih banyak tempat wisata menarik lainnya yang bisa Anda kunjungi ketika berada di Kabupaten Buleleng. Mulai dari air terjun hingga danau, semua ada. Jika Anda ingin berkunjung ke pura yang ikonik, bisa juga.

1. Danau Buyan

Danau Buyan
Image Credit: Pegipegi.com

Danau ini merupakan salah satu dari ‘danau kembar tiga’ yang terletak di kaldera besar yang menempati 490 hektar area. Lokasinya terletak di Kecamatan Sukasada. Dibandingkan dua danau lainnya, yaitu Danau Tamblingan dan Danau Beratan, Danau Buyan inilah yang paling luas.

Tidak hanya sekadar berkunjung, wisatawan juga diperbolehkan untuk berkemah dan memancing di danau ini. Anda yang gemar selfie atau menggeluti fotografi lanskap pun bisa puas berburu foto di kawasan danau yang benar-benar terjaga ini.

Lokasi: Desa Pancasari, Kec. Sukasada, Kab. Buleleng.

2. Danau Tamblingan

Danau Tamblingan
Image Credit: Ksmtour.com

Dari Danau Buyan, mari bergeser sedikit menuju Danau Tamblingan. Menempati wilayah seluas 160 hektar di ketinggian 1.217 mdpl (tidak jauh berbeda dari Danau Buyan), danau ini juga menawarkan panorama yang cantik dengan air danau yang bening dan tumbuhan hijau di sekitar danau yang menambah suasana asri.

Sebagaimana danau kembarnya, Danau Buyan, lokasi ini juga diminati pengunjung sebagai spot berkemah. Danau ini juga sering menjadi rujukan warga Bali untuk foto prewedding. Bagi Anda yang ingin mencoba untuk memfoto milky way, coba lakukan dari danau ini.

Lokasi: Desa Munduk, Kec. Banjar, Kab. Buleleng.

3. Pantai Lovina

Pantai Lovina
Image Credit: Ksmtour.com

Pantai Lovina terkenal dengan keberadaan lumba-lumba yang menunjukkan bahwa perairan utara Buleleng ini masih alami dan terbebas dari limbah serta perburuan liar. Dibandingkan dengan ombak di laut selatan, ombak di laut utara ini tergolong tenang.

Pastikan Anda datang pagi-pagi benar jika berkunjung ke pantai ini dengan tujuan untuk menyaksikan lumba-lumba. Anda bisa menyewa boat untuk sedikit menjauh dari bibir pantai dan menyaksikan lumba-lumba yang seakan menari menyambut matahari pagi.

Lokasi: Desa Kalibukbuk, Kec. Buleleng, Kab. Buleleng.

4. Air Terjun Aling-Aling

Air Terjun Aling-Aling
Image Credit: Gotravelly.com

Terletak satu kecamatan dengan Danau Buyan, air terjun ini terbilang masih alami. Dari lokasi parkir, Anda masih perlu trekking selama kurang lebih 15 menit untuk mencapai lokasi air terjun. Memang medan yang akan Anda tempuh tidak mudah, tapi sesampainya di lokasi, rasa penat itu akan terbayar dengan melihat air terjun yang deras dan jernih ini.

Bagi Anda yang ingin menguji adrenalin, Anda bisa mencoba melompat dari tebing di sekitar air terjun. Tinggi tebing tertinggi adalah sekitar 15 meter. Anda bisa juga berenang di kawasan air terjun namun untuk kedua aktivitas ini, Anda perlu membayar tiket lebih.

Lokasi: Jl. Raya Desa Sambangan, Sambangan, Kec. Sukasada, Kab. Buleleng.

5. Pura Ulun Danau Buyan

Pura Ulun Danau Buyan
Image Credit: Rentalmobilbali.net

Berada di kawasan Danau Buyan, Anda bisa berkunjung ke pura ini ketika Anda berkunjung ke Danau Buyan. Selain bisa berfoto dengan pura sebagai latar belakangnya, Anda juga bisa berfoto dengan latar belakang Danau Buyan.

Bagi Anda yang gemar fotografi, akan lebih menarik jika Anda datang ke Pura Ulun Danu Buyan saat ada kegiatan upacara. Anda bisa mendokumentasikan kegiatan tersebut, namun, jangan sampai mengganggu acara tentunya.

Lokasi: Danau Buyan, Pancasari, Kec. Sukasada, Kab. Buleleng.

6. Kolam Alami Air Sanih

Kolam Alami Air Sanih
Image Credit: Rentalmobilbali.net

Berlokasi di tepi Pantai Lovina, Anda bisa berenang berendam atau berenang di kolam alami ini sambil melihat pemandangan laut. Airnya cukup sejuk walaupun Anda berkunjung pada siang hari, dan lebih menariknya lagi, kolam ini tidak menggunakan kaporit untuk menjernihkan airnya.

Jika di kawasan Bali selatan Anda harus merogoh kocek lebih dalam untuk bisa menikmati kolam renang dengan view laut lepas, di sini Anda bisa berenang dengan harga yang jauh lebih miring daripada beach club di daerah kenamaan seperti Kuta. Berjalan sedikit ke arah pantai Anda juga dapat menemukan agen wisata yang menawarkan snorkeling dan scuba diving.

Lokasi: Jl. Raya Air Sanih, Bukti, Kec. Kubutambahan, Kab. Buleleng.

7. Air Terjun Gitgit

Air Terjun Gitgit
Image Credit: Ttnotes.com

Jika Anda mencari destinasi wisata yang ramah untuk trekker pemula, air terjun Gitgit bisa menjadi rujukan Anda. Lokasinya tidak begitu jauh dari air terjun Aling-Aling, pun air terjun ini tidak jauh dari jalan penghubung Denpasar, Singaraja, serta Bedugul. Ketinggian air terjun Gitgit sendiri adalah 48 meter.

Menuju lokasi air terjun Gitgit Anda harus melewati jalan setapak yang lumayan berkelok. Cukup melelahkan apalagi bagi Anda yang tidak terbiasa untuk berjalan kaki dalam waktu lama. Namun sesampainya di air terjun, melihat derasnya air terjun rasa lelah itu seketika hilang.

Lokasi: Jl. Raya Bedugul – Singaraja, Gitgit, Kec. Sukasada, Kab. Buleleng.

8. Air Terjun Banyumala

Air Terjun Banyumala
Image Credit: Ksmtour.com

Kecamatan Sukasada merupakan kawasan dataran tinggi di Kabupaten Buleleng. Tak heran, kecamatan ini adalah rumah bagi banyak destinasi wisata alam. Salah satunya adalah air terjun Banyumala ini.

Ketika hari cerah, Anda akan merasa bahwa air terjun Banyumala ini bagaikan air terjun yang terpajang di kalender. Begitu indah dengan tiga air terjun yang beranak menjadi lebih banyak aliran lagi karena adanya bebatuan. Kolam di bawah air terjun sendiri cukup dalam, kira-kira setinggi dada orang dewasa.

Lokasi: Wanagiri, Kec. Sukasada, Kab. Buleleng.

9. Bali Handara Gate

Bali Handara Gate
Image Credit: Thebalipackage.com

Lokasi ini sebenarnya hanya merupakan gerbang – sesuai dengan namanya. Gerbang ini bahkan tidak mengarah ke lokasi wisata apapun, melainkan hanya lapangan golf dan area resort. Namun entah sejak kapan, spot ini ramai dikunjungi oleh wisatawan. Pasalnya, Handara Gate ini memang terkenal begitu instagramable.

Gabungan antara desain gerbang tradisional Bali, atau yang sering disebut sebagai candi bentar, dengan area hijau terbuka di sekitarnya membuat lokasi ini ramai pengunjung. Walaupun lumayan ramai dengan pengunjung, suasana di spot ini nyaman dan damai. Sehingga cocok juga sebagai tempat singgah sejenak sebelum melanjutkan perjalanan ke tempat lain.

Lokasi: Jl. Raya Singaraja-Denpasar, Pancasari, Kec. Sukasada, Kab. Buleleng.

10. Pantai Pemuteran

Pantai Pemuteran
Image Credit: Bali.com

Berlokasi di Kecamatan Gerokgak, Pantai Pemuteran ini bisa menjadi tujuan berlibur terbaik Anda jika Anda mencari pantai dengan aktivitas snorkeling maupun diving.

Pantai Pemuteran ini terbilang lumayan sepi bila dibandingkan dengan pantai-pantai di daerah Bali selatan. Karena masih belum banyak kunjungan, jangan heran jika fasilitas di pantai ini masih kurang memadai. Namun dibandingkan dengan sisi negatifnya, panorama pantai yang jernih dan tenang bisa menjadi alasan kuat untuk mengunjungi Pantai Pemuteran ini.

Lokasi: Desa Pemuteran, Kec. Gerokgak, Kab. Buleleng.

11. Krisna Water Sports

Krisna Water Sports
Image Credit: Xpressticket.co.id

Jika di Kuta ada Tanjung Benoa, maka di Buleleng Anda bisa mendapati Krisna Water Sports. Rasakan beragam aktivitas yang memacu adrenalin Anda seperti banana boat, flying fish, dan crazy sofa.

Anda juga bisa mengikuti tur lumba-lumba untuk menyaksikan lumba-lumba liar apabila Anda tidak sempat melihatnya di Pantai Lovina. Aktivitas diving pun juga ditawarkan di lokasi ini. Cocok untuk Anda yang doyan bertualang!

Lokasi: Jalan Seririt – Singaraja, Temukus, Banjar, Kec. Buleleng, Kab. Buleleng.

12. Pura Agung Pulaki

Pura Agung Pulaki
Image Credit: Balibalibeach.com

Dikenal pula dengan nama lain Pura Petirtaan, tempat peribadatan ini berada di tepi pantai. Jadi, selain berkunjung ke lokasi wisata budaya, Anda bisa berkunjung ke destinasi wisata alam pantai.

Lokasi ini juga menjadi spot yang bagus untuk menikmati sunset. Selain itu, di pura ini Anda juga akan dapat menemukan banyak monyet yang sedikit iseng. Jadi, Anda perlu cukup waspada terhadap barang-barang kecil Anda.

Lokasi: Jl. Singaraja-Gilimanuk, Banyupoh, Kec. Gerokgak, Kab. Buleleng.

13. Pantai Gili Putih Sumberkima

Pantai Gili Putih Sumberkima
Image Credit: Balitoursclub.net

Pantai ini merupakan pantai yang unik karena terpisah dari daratan dan sering dijadikan persinggahan kala menyeberang ke Pulau Menjangan. Kawasan ini akan berubah-ubah luasnya mengikuti arus pasang dan surut air laut.

Kendati luasnya tidak begitu seberapa, pantai ini merupakan pantai yang dapat membuat Anda terkesima dengan pasir putih yang bersih dan lokasinya yang tidak terlalu banyak pengunjung.

Lokasi: Sumberkima, Kec. Gerokgak, Kab. Buleleng.

14. Pantai Batu Ampar

Pantai Batu Ampar
Image Credit: Balipost.com

Di pantai ini, Anda tidak hanya dapat menikmati panorama pantai, namun juga panorama bawah laut dengan cara diving. Terdapat ratusan jenis ikan hias yang hidup sebagai biota laut di kawasan Batu Ampar ini.

Lokasinya memang tidak banyak diketahui orang, dan memang Batu Ampar ini tidak hanya menyuguhkan pantai sebagai tujuan utama wisatanya. Ada juga bukit yang merupakan bagian dari Taman Nasional Bali Barat. Anda bisa berkeliling naik kuda di bukit ini, sekaligus trekking sembari menikmati pemandangan.

Lokasi: Desa Pejarakan, Kec. Gerokgak, Kab. Buleleng.

15. Brahma vihara Arama

Brahma vihara Arama
Image Credit: Thebalibible.com

Tidak hanya pura megah, ada pula Brahmavihara Arama yang merupakan wihara terbesar di Pulau Bali. Wihara ini terletak dekat dengan lokasi Pantai Lovina.

Tidak hanya umat Budha yang datang ke lokasi ini untuk beribadah; banyak juga wisatawan yang berkunjung sekadar untuk melihat-lihat dan untuk bermeditasi. Anda bisa berfoto disini jalan-jalan menikmati pemandangan sekitar.

Lokasi: Sahadewa, Banjar Tegeha, Kec. Banjar, Kab. Buleleng.

Itulah daftar rekomendasi tempat wisata terbaik di Kabupaten Buleleng, Bali yang wajib Anda kunjungi. Kira-kira, destinasi manakah yang jadi tujuan Anda kala berkunjung ke Bali?