Pura Lempuyang Luhur merupakan wisata budaya dan rohani yang terkenal di Pulau Dewata Bali. Destinasi wisata yang cantik dan menarik dikunjungi di Bukit Bisbis Karangasem.

Lokasi: Bunutan, Abang, Seraya Barat, Kec. Karangasem, Kab. Karangasem.
Map: Cek Lokasi

Provinsi Bali memang terkenal akan kekayaan alamnya yang melimpah serta keragaman seni dan budayanya yang khas dan masih terjaga kemurniannya. Banyak para pelancong dari berbagai daerah maupun mancanegara yang berkunjung ke Pulau Dewata ini hanya sekedar untuk memperdalam pengetahuan tentang budaya.

Salah satu destinasi wisata budaya berbasis rohani yaitu Pura Lempuyang Luhur. Pura ini selalu ramai wisatawan baik di hari libur maupun di hari biasa. Pura ini digunakan untuk beribadah dan dapat pula dikunjungi sebagai destinasi wisata. Tidak pas rasanya jika anda tidak berlibur ke Pura cantik ini saat berada di Bali.

Pura ini merupakan salah satu icon budaya terkenal dan memiliki daya tarik tersendiri. Untuk selengkapnya, Anda dapat menyimak beberapa informasi tentang Pura Lempuyang Luhur berikut ini:

Objek Wisata Pura Lempuyang Luhur

Objek Wisata Pura Lempuyang Luhur
Image Credit: Wikipedia.org

Pura ini merupakan tempat yang suci bagi umat hindu yang ada di pulau Bali. Pura ini juga menjadi salah satu objek tempat wisata religi yang ada di Bali. Terlebih lagi bagi para wisatawan yang suka mendaki, tempat ini menjadi rekomendasi yang paling tepat.

Pura Lempuyang Luhur merupakan salah satu pura tertua yang dihormati oleh masyarakat Bali. Pura ini memiliki hawa yang sejuk karena berada pada ketinggian 1.175 meter diatas permukaan laut. Tempat ini sangat cocok di jadikan sebagai salah satu tujuan destinasi Anda saat sedang liburan di Bali.

Aktivitas Wisata di Pura Lempuyang Luhur

Aktivitas di Pura Lempuyang Luhur
Image Credit: Instagram.com @aldirachman56

Saat berada di Pura Lempuyang Luhur, Anda dapat melakukan aktivitas untuk semakin mendekatkan diri pada apa yang diyakini. Bagi Anda yang beragama Hindu, harus melakukan sembahyang di tempat ini. Udara yang sejuk dengan pemandangan alam yang masih asri dapat membantu Anda tenang dan fokus saat beribadah.

Pura ini terletak jauh di puncak gunung Lempuyung. Sebab itu, Anda harus melakukan pendakian yang cukup memicu adrenalin Anda. Ribuan anak tangga harus kalian lalui dengan pikiran yang bersih. Anda akan disambut oleh monyet ekor panjang yang hidup di hutan sekitar tangga sambil menikmati kicauan burung yang merdu.

Disini, Anda juga dapat menikmati pemandangan Gunung Agung dengan sangat jelas. Saat menjelang malam, Anda akan disuguhi pemandangan berupa langit kemerahan yang menghiasi atas gunung. Spot satu ini menjadi incaran para wisatawan untuk bisa mengambil gambar dan mengabadikannya.

BACA JUGA:  Blue Lagoon Beach, Pantai Eksotis Tersembunyi di Karangasem Bali

Bagi Anda yang tidak sanggup menaiki tangga, jangan khawatir. Anda masih bisa menikmati pemandangan yang tak kalah indah di bawa kaki Gunung Agung. Terdapat Pura Penataran Agung yang Megah dengan arsitektur yang memiliki nilai seni yang tinggi.

Anda juga dapat melakukan selfie ataupun berfoto ria dengan background yang alami dan kaya akan seni. Pasalnya di tempat ini terdapat banyak spot foto dengan berlatarkan pemandangan yang indah. Di puncak gunung, Anda dapat berfoto sambil menikmati pemandangan dan kesejukan udara di atas gunung. Anda juga dapat berfoto di kaki gunung dengan spot foto yang tidak kalah indahnya.

Fasilitas yang Tersedia di Ikon Budaya Bali

Fasilitas yang Tersedia di Ikon Budaya Bali
Image Credit: Google Maps (Stef Kariotidis)

Destinasi wisata rohani Pura Lempuyang Luhur ini tidak menyediakan fasilitas yang lengkap. Sebab objek satu ini merupakan tempat ibadah bagi umat Hindu. Pemerintah daerah juga memberikan larangan untuk mendirikan fasilitas-fasilitas di dekat pura ini. Akan tetapi, Anda akan menjumpai beberapa fasilitas yang sedikit jauh dari pura ini.

Selain sebagai tempat ibadah, pengelola destinasi wisata ini juga menyediakan fasilitas umum yang tentunya dapat memenuhi kebutuhan para pengunjung. Fasilitas tersebut antara lain yaitu, toilet, tempat parkir yang luas, dan tempat istirahat.

Disini Anda juga dapat dengan menemukan warung makan yang menyediakan berbagai macam makanan dan minuman. Mulai dari jajanan, makanan berat khas Bali, maupun aneka minuman kemasan ataupun minuman tradisional.

Pengelola menyediakan penyewaan kain atau sarung yang terletak di pintu masuk kawasan wisata Pura Lempuyang Luhur. Kain ini wajib Anda gunakan saat berubah maupun saat berkeliling dan menjelajahi kawasan ini. Anda dapat menyewa kain ini dengan harga yang sangat ramah di kantong.

Spot Menarik di Pura Lempuyang Luhur

Spot Menarik di Pura Lempuyang Luhur
Image Credit: Google Maps (Anita Patel)

Ikon budaya ini memiliki spot menarik yang tentunya dapat memikat hati para pengunjung. Terdapat sebuah gerbang yang berada di puncak gunung. Gerbang ini biasa disebut dengan Gates of Heaven, sebab menyajikan pemandangan yang menakjubkan.

Pada saat malam hari, Anda akan melihat hamparan bintang yang tersebar di langit. Dengan ditemani oleh angin yang sejuk, Anda akan merasakan sensasi bahagia tersendiri yang tidak bisa Anda dapatkan bila berada di tempat lain. Spot menarik ini tidak boleh Anda lewatkan saat berlibur ke Pura Lempuyang Luhur.

Selain itu, spot yang menarik lainnya ada di Candi Galuh Jaba Tengah. Candi ini memiliki gaya arsitektur yang megah dan kaya akan seni. Anak tangga yang diapit oleh sepasang patung naga anantaboga dan basuki ini menjadi latar yang menarik bagi Anda. Anda boleh mengabadikan pura ini dengan menggunakan kamera.

BACA JUGA:  Tenganan Pegringsingan, Desa Wisata yang Unik di Karangasem Bali

Yang tak kalah menarik dari kedua spot tersebut adalah jalan setapak untuk mendaki. Tempat ini merupakan jalur menanjak dan bertangga yang berada di tengah kerimbunan hutan yang masih terjaga kelestariannya. Jika Anda beruntung, Anda dapat bertemu monyet ekor panjang.

Ketentuan dan Pantang di Pura Lempuyang Luhur

Ketentuan dan Pantang di Pura Lempuyang Luhur
Image Credit: Google Maps (liwang Bao)

Bagi Anda yang ingin liburan ataupun berwisata rohani di Pura Lempuyang Luhur, wajib untuk mengetahui segala ketentuan-ketentuan serta pantangan-pantangan yang telah ditetapkan. Ketentuan-ketentuan tersebut hendaklah dilakukan untuk menghormati budaya yang ada. Pantangan yang ditetapkan juga wajib anda patuhi dan jauhi agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Ketentuan dan pantangan tersebut antara lain yaitu dilarang menerbangkan drone. Hal ini bertujuan agar para pengunjung tidak mengganggu acara sembahyang umat Hindu. Anda juga tidak diperbolehkan membawa segala bentuk makanan yang terbuat dari daging sapi dan babi. Sebab sapi dianggap sebagai hewan suci, sedangkan babi dianggap sebagai cemer.

Segala bentuk dan jenis ciuman bersifat haram saat Anda berada disini. Anda juga dilarang untuk memakai pakaian minim ataupun terbuka. Hal ini dikarenakan Pura Lempuyang merupakan kawasan yang memiliki nilai religius yang tinggi. Sehingga tidak diperkenankan bagi para pengunjung untuk melakukan dan memakai hal tersebut tersebut.

Selain itu, Anda wajib untuk menjaga sopan santun dan etika. Perbuatan, perkataan, serta pikiran harus dalam keadaan suci. Saat berkunjung ke Pura Lempuyang Luhur, Anda diharapkan untuk tidak membawa dan harus melepaskan semua perhiasan berbahan dasar emas. Sebab, perhiasan tersebut sering kali hilang secara misterius tanpa tahu penyebabnya.

Pengelola objek wisata rohani Pura Lempuyang Luhur juga memberikan pantangan bagi orang-orang tertentu agar tidak memasuki kawasan ini. Pantangan tersebut ditujukan kepada wanita menyusui dan yang sedang berhalangan, anak-anak yang belum tanggal atau lepas gigi susunya, dan orang-orang yang kehilangan keluarga karena meninggal.

Disini diterapkan ketentuan paten yang wajib untuk dipatuhi oleh semua pengunjung. Para wisatawan maupun umat Hindu yang ingin melakukan ibadah diwajibkan untuk memakai kain ataupun sarung dengan tinggi sejajar dengan lutut. Hal ini dilakukan untuk menghormati leluhur dan menjaga tradisi agar tidak hilang.

Rute Menuju Kawasan Pura Lempuyang Luhur

Rute Menuju Pura Lempuyang Luhur
Image Credit: Instagram.com @maleta_perdida

Bagi Anda yang berniat liburan ke Pura Lempuyang Luhur, ada baiknya Anda membawa kendaraan pribadi. Sebab, tidak terdapat kendaraan umum yang bisa membawa Anda untuk sampai ke daerah ini. Anda juga bisa menyewa kendaraan beserta supirnya agar tidak tersesat dan menghemat waktu perjalanan.

BACA JUGA:  Taman Ujung Sukasada, Istana Air Terindah di Karangasem Bali

Untuk bisa sampai ke Pura Lempuyang Luhur dapat dilalui dengan akses jalan yang cukup mudah. Anda dapat melewati kawasan Candi Dasa dengan menggunakan mobil ataupun sepeda motor. Jika Anda berada di Denpasar, Anda hanya membutuhkan waktu selama 2 jam untuk bisa sampai ke pura ini.

Terdapat pula jalur lain yang memamerkan pemandangan alam yang indah, tetapi membutuhkan durasi waktu yang cukup lama. Jalur alternatif ini yaitu melalui Kota Semapura kemudian mengambil jalur ke Bekasih. Anda akan disuguhi panorama alam berupa perbukitan, pantai yang luas, dan juga air terjun.

Pura Lempuyang Luhur terletak di puncak bukit atau biasa disebut dengan Gunung Lempuyang. Untuk bisa sampai ke pura ini, Anda harus berjalan melewati undakan atau tangga sekitar 1.700 dengan kemiringan yang curam. Pada saat musim hujan, Anda harus ekstra hati-hati, karena tangga ini akan basah dan menjadi licin

Saat melakukan perjalanan, Anda akan disuguhi pemandangan hutan hijau yang asri dengan udara yang segar dan sejuk. Anda juga akan ditemani oleh sekumpulan monyet ekor panjang yang bergelantungan di pohon-pohon. Perjalanan yang begitu melelahkan akan terbayar begitu saja saat Anda menyaksikan keindahan Pura Lempuyang Luhur yang memiliki arsitektur khas dan kental akan Bali.

Harga Tiket Masuk Pura Lempuyang Luhur

Harga Tiket Pura Lempuyang Luhur
Image Credit: Instagram.com @mee_espritlibre

Untuk memasuki kawasan tempat sakral Pura Lempuyang Luhur, Anda harus memakai kain atau sarung dengan ukuran minimal sejajar dengan lutut. Apabila Anda tidak membawa kain ini, maka Anda dapat dengan mudah menemukan penyewaan kain di area pintu masuk. Untuk dapat menyewa kain ini, Anda hanya perlu merogoh kantong sebesar Rp 10.000 untuk satu kainnya.

Pengelola tempat ibadah Pura Lempuyang Luhur tidak memberikan biaya tiket masuk untuk para wisatawan ataupun untuk para umat Hindu yang ingin melakukan sembahyang. Para pengunjung yang membawa kendaraan, hanya akan dikenakan uang sebesar Rp 5.000 untuk menyewa tempat parkir yang telah terjamin keamanannya.

Informasi tentang harga fasilitas dan tiket masuk diatas dapat berubah seiring berputarnya waktu. Untuk itu, Anda harus selalu mengecek dan update tentang segala informasi yang berkaitan tentang objek wisata ini agar sesuai dengan budget yang Anda siapkan. Pihak pengelola dapat merubah harga sesuai dengan kebijakan dan ketentuannya.

Itulah beberapa informasi penting yang berkaitan dengan Pura Lempuyang Luhur. Anda harus mengetahui segala informasi sebelum mengunjungi objek wisata berbasis rohani ini. Budaya Bali yang kental yang dipadu dengan suasana alam yang begitu indah menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan. Semoga informasi diatas dapat semakin menambah ilmu pengetahuan Anda.