Paluang Cliff menyuguhkan panorama lepas pantai Samudera Hindia di Nusa Penida Bali. Surga tersembunyi yang menarik dijelajahi di Pulau Dewata bagi penikmat wisata bahari.

Lokasi: Bunga Mekar, Kec. Nusapenida, Kab. Klungkung.
Map: Cek Lokasi

Paluang Cliff merupakan salah satu destinasi yang menawarkan pemandangan lepas pantai untuk wisatawan. Di sini wisatawan disuguhi dengan panorama Samudera Hindia yang luas. Gradasi biru muda laut dangkal dan biru tua dari laut dalam dapat dilihat dengan jelas dari ketinggian.

Nama Paluang Cliff nampaknya belum terlalu dikenal oleh wisatawan dibanding dengan lokasi wisata lain di kawasan yang sama seperti Kelingking Beach dan Pura Paluang. Tempat ini sering disebut sebagai hidden spot.

Paluang Cliff merupakan sebuah tempat wisata di bukit yang sangat tinggi. Dari tebing karang yang terjal ini wisatawan dapat menikmati tebing-tebing karang yang membentang di sepanjang wilayah Kabupaten Klungkung, Bali. Perpaduan antara tebing tinggi dan luasnya laut menjadi penyejuk mata bagi penikmat wisata bahari.

Daya Tarik yang Dimiliki Paluang Cliff

Daya Tarik Paluang Cliff
Image Credit: Google Maps (Giri_Kakikereta)

1. Panorama Lepas Pantai Samudera Hindia

Spot keren ini berada di Kabupaten Klungkung. Kabupaten ini berada di bagian Timur pulau Bali. Wilayah selatan Klungkung berbatasan langsung dengan Samudera Hindia. Sehingga, ketika berkunjung ke sini wisatawan akan dapat melihat luasnya Samudera Hindia dengan mudah.

Kondisi wilayah yang merupakan tebing tinggi memberi kesempatan pada wisatawan untuk mendapat sudut pandang baru dalam melihat panorama alam yang disajikan. Dari ketinggian dapat dilihat pulau dan tebing karang yang ada dilepas pantai.

2. Pemandangan Alam yang Menenangkan

Dari atas bukit wisatawan dapat melihat berbagai macam hal. Mulai dari tebing karang yang ditumbuhi pepohonan berwarna hijau, laut dangkal berwarna biru muda yang menampakkan isi dalam laut, hamparan samudera berwarna biru tua yang menawan, pantai di bagian bawah, deburan ombak yang menabrak karang.

Dalam psikologi memandang warna tertentu dapat memberi pengaruh pada emosi manusia. Warna dapat membuat manusia lebih bergairah terhadap sesuatu, memberikan ketenangan, mengundang kegembiraan dan dapat membangkitkan energi positif dalam diri.

Warna hijau dari pepohonan dapat berpengaruh menenangkan pada wisatawan. Sementara dominasi warna biru dari laut berefek pada munculnya perasaan rileks. Sehingga, mengunjungi Paluang Cliff dapat memberikan dampak sangat positif bagi wisatawan.

Selain itu, suara air dari deburan ombak dapat dijadikan bahan terapi untuk mendatangkan ketenangan dan menghilangkan rasa khawatir. Ditambah dengan suasana dekat laut yang menghadirkan angin sepoi-sepoi, membuat wisatawan dapat lebih tenang setelah berkunjung dari pantai ini.

3. Sangat Instagramable

Panorama Paluang Cliff yang alami dapat dijadikan latar bagi gambar Anda atau menjadi objek utama untuk dipotret. Pengelola yang menyadari kebutuhan eksis wisatawan pun membantu dengan membangun fasilitas yang mendukung pengambilan gambar.

Properti yang tersedia daintaranya wooden boat, replika sarang burung, ayunan dan lain-lain. Ada berbagai jenis pepohonan yang dapat dimanfaatkan untuk pengambilan gambar sekaligus untuk berteduh ketika cuaca sedang panas.

Daya Tarik Paluang Cliff Bali
Image Credit: Google Maps (R. Salsabiela)

4. Spot Terbaik Melihat Sunset

Salah satu hal yang paling ditunggu dari kunjungan ke pantai adalah melihat matahari tenggelam. Suasana matahari tenggelam dengan raut warna oranye selalu berhasil merebut perhatian wisatawan. Di tempat ini, pada saat sore hari menjelang matahari terbenam, wisatawan akan lebih ramai dibanding dengan siang hari.

5. Dekat Dengan Kawasan Wisata Lain

Jika manusia diizinkan memiliki kekuatan tak terbatas saat berwisata, tentu wisatawan akan memanfaatkannya untuk mengunjungi waktu sebanyak mungkin dalam waktu seringkas mungkin.

Lokasi Paluang Cliff berada di kawasan yang dekat dengan berbagai wisata di Nusa Penida. Tempat keren ini terletak di antara Pura Paluang, Pohon Cinta dan Pantai Kelingking. Wisatawan dapat melihat pantai Kelingking dari sebelah kiri dimana biasanya pantai ini dinikmati dari sebelah kanan.

Alamat, Rute Lokasi & Harga Tiket Paluang Cliff

Lokasi & Harga Tiket Paluang Cliff
Image Credit: Google Maps (Gede Arsana)

Objek wisata ini berada di kabupaten Klungkung, salah satu kabupaten yang berada di wilayah Timur pulau Bali. Secara spesifik, Paluang Cliff terletak di desa Bunga Mekar, Nusa Penida. Peluang Cliff sendiri berada di bagian barat Nusa Penida. Lokasi wisata ini berada satu kawasan dengan Pantai Kelingking dan Pura Mobil.

Jarak antara Paluang Cliff dengan pantai Kelingking sekitar tujuh hingga delapan menit perjalanan menggunakan kendaraan atau sekitar 450 meter. Sementara untuk sampai ke sini dari Pura Mobil wisatawan hanya memerlukan waktu sekitar tiga menit karena jarak antar kedua lokasi hanya 170 meter. Wisatawan pun hanya perlu berjalan kaki saja.

Jalan menuju tempat ini melewati sedikit rawa-rawa sehingga wisatawan yang datang harus menambah kehati-hatian. Selain itu, jalan yang dilewati merupakan jalan satu arah yang terhitung sangat sempit. Kendaraan Anda mungkin dapat terkena goresan dari tanaman yang ada di rawa-rawa.

Perjalanan menuju lokasi wisata akan sedikit menguras tenaga karena perjalanan yang dilalui cukup sulit dan melelahkan.

Paluang Cliff terbuka untuk wisatawan 7 hari dalam seminggu mulai dari pukul enam pagi hingga delapan malam. Untuk saat ini belum ada biaya masuk khusus yang ditarik untuk wisatawan yang ingin berkunjung ke lokasi ini. Wisatawan hanya perlu membayar jika ingin menggunakan properti seperti sarang burung dan kapal kayu yang tersedia untuk berfoto.

Kegiatan yang Menarik Dilakukan di Paluang Cliff

Kegiatan Menarik di Paluang Cliff
Image Credit: Instagram.com @ditafutuh22

1. Relaksasi

Suasana dan keadaan Paluang Cliff sangat mendukung wisatawan yang ingin berlibur untuk menghilangkan penat. Perpaduan warna yang menenangkan dan menghilangkan ketegangan yang berasal dari laut, pantai dan langit harus Anda manfaatkan untuk melakukan relaksasi.

Anda bisa datang di pagi hari untuk mendapat udara yang lebih segar dan menghindari cuaca panas. Membawa perlengkapan atau siapkan alunan musik kesayangan untuk dinikmati.

2. Berfoto Ria

Tidak lengkap rasanya ketika tidak berfoto saat berkunjung ke suatu tempat. Apalagi agenda liburan yang sudah dinanti dan dimimpikan sejak lama. Ditambah dengan perjalanan yang melelahkan, foto menjadi bayaran paling berharga sekaligus mengabadikan momen.

Fasilitas foto yang instagramable di Paluang Cliff tentu harus digunakan. Pengelola nampaknya paham bagaimana cara menghilangkan haus jiwa-jiwa yang senang berfoto. Wisatawan dapat berfoto di kapal kayu yang terletak di tepi jurang. Anda dapat foto ala film Titanic jika datang ke sini bersama pasangan.

Replika sarang burung pun dapat dimanfaatkan untuk menciptakan foto yang unik. Anda dapat masuk dan berpura-pura menjadi burung. Jangan lupa membawa perlengkapan yang Anda butuhkan.

3. Piknik

Walaupun berada di atas ketinggian, Paluang Cliff memiliki dataran yang lumayan luas. Wisatawan yang menginginkan suasana baru sekaligus membangun suasana hangat dengan orang terkasih dapat memanfaatkannya untuk berpiknik.

Duduk di tikar sambil memandang laut lepas, ditemani dengan sepoi semilir angin, sambil bercanda tentu akan menjadi kenangan yang tak terlupakan. Apalagi membawa makanan kesukaan ke atas sana. Asal bawa pulang dan jangan tinggalkan sampah sedikitpun ya.

Anda mungkin dapat membawa gitar agar dapat bernyanyi-nyanyi bersama. Namun, tentu saja ini akan menuntut energi lebih untuk membawanya ke atas dengan kondisi jalan yang menantang. Tak apa, sesuatu yang lebih sulit untuk didapat akan lebih terkenang, bukan?

4. Membaca Buku

Ketenangan Paluang Cliff sangat cocok dimanfaatkan untuk membaca. Anda dapat membawa buku favorit atau buku yang tak kunjung Anda selesaikan untuk dibaca di sini. Suasana yang tenang tentu akan memudahkan pengetahuan baru untuk diserap. Anda dapat membaca di tempat duduk yang tersedia atau sambil berayunan menghadap laut.

Beberapa pohon yang ada di tempat ini juga cukup rindang untuk dimanfaatkan menjadi tempat yang nyaman untuk membaca. Membaca ditemani oksigen yang baru diolah dari proses fotosintesis oleh pohon tentu akan sangat menenangkan.

5. Foto Pernikahan

Pernikahan menjadi momen berharga bagi sebagian besar orang. Untuk Anda yang sedang mempersiapkan foto pernikahan, Paluang Cliff bisa jadi pilihan yang sangat tepat. Suasana indah yang terhampar dapat disatukan dengan berbagai macam konsep yang diusung.

Fasilitas yang Tersedia di Paluang Cliff Nusa Penida

Fasilitas di Paluang Cliff Nusa Penida
Image Credit: Google Maps (Gede Arsana)

Tersedia berbagai fasilitas yang dapat dimanfaatkan oleh wisatawan. Mulai dari area parkir yang luas yang dapat digunakan untuk menyimpan kendaraan pengunjung.

Berbagai fasilitas penunjang pengambilan foto pun telah disediakan oleh pengelola. Ada sangkar burung, perahu dan ayunan. Untuk menggunakan fasilitas ini pengunjung dikenai biaya sebesar Rp 5000,- saja. Spot-spot ini telah terjamin kekuatan dan keamanannya karena tidak hanya mampu menampung satu orang saja.

Lokasinya yang dekat dengan jurang tidak akan mengundang rasa khawatir karena ada pagar pembatas. Pagar ini berada tepat di tepi jurang untuk menunjukkan batas aman dan tidak bagi wisatawan yang datang. Selain itu, di ujung tebing juga terdapat kapal kayu yang biasa digunakan wisatawan untuk berfoto.

Paluang Cliff memiliki suasana yang tenang dan menenangkan. Wisata ini sangat cocok dikunjungi untuk wisatawan yang mencari ketenangan. Walaupun jalan yang dilalui lumayan menantang, kelelahan tersebut akan terbayar ketika wisatawan sampai di atas bukit dan melihat hamparan lukisan Tuhan yang menakjubkan.