Nusa Lembongan sudah sangat dikenal sebagai pulau eksotis di Bali yang menyimpan banyak keindahan alam. Jembatan Kuning menjadi penghubung antara Nusa Lembongan dengan Nusa Ceningan.

Harga Tiket: Gratis; Map: Cek Lokasi
Alamat: Nusa Lembongan, Kec. Nusa Penida, Kab. Klungkung, Bali.

Jembatan yang mempunyai ciri khas dengan warna kuning yang menyala ini telah banyak dikenal oleh para wisatawan sebagai spot untuk mengabadikan gambar. Jambatan yang telah dijadikan sebagai simbol wisata dari pulau Nusa Lembongan dan sebagai jalan penghubung menuju Nusa Ceningan serta pulau-pulau kecil di sekitarnya.

Jembatan Kuning sendiri telah didirikan pertama kali pada tahun 1990 dengan konstruksi yang agak mengkhawatirkan. Hingga pada akhir tahun 2016 jembatan ini runtuh ke laut dengan hampir 100 orang berada di atasnya.

Setahun berselang jembatan ini selesai direnovasi dengan kerangka baja yang lebih kokoh daripada sebelumnya. Semenjak renovasi tersebut jembatan ini diberi warna kuning yang cerah sehingga pada akhirnya jembatan ini dijadikan sebagai icon yang diminati oleh para pengunjung hingga saat ini.

Daya Tarik yang Dimiliki Jembatan Kuning

Daya Tarik Jembatan Kuning
Image Credit: Instagram.com @pulaulembongan

Jembatan yang mempunyai ciri khas ini semakin lama semakin digemari para wisatawan yang menjadikannya spot untuk mengabadikan kenangan liburan mereka di sana. Hal ini tentu berdampak positif akan dikenalnya keindahan dari pulau Dewata dimata seluruh dunia. Berikut ini daya tarik lainnya:

1. Tampilan Jembatan

Sesuai dengan namanya jembatan yang satu ini memiliki warna kuning yang membuatnya mudah dikenal oleh pengunjung. Warna kuning ini juga terbilang baru setelah direnovasi pada tahun 2017 lalu. Warna kuning yang cerah dipadukan dengan pemandangan alam di sekitarnya seperti pasir putih, lautan, dan tumbuhan hijau membuatnya menjadi kombinasi untuk berfoto yang pas.

Warna kuning yang ada di jembatan ini merata dari ujung atas hingga bawah dan ujung depan hingga belakang. Desain pemilihan warna yang cerah ini seakan sesuai dengan mengikuti perkembangan jaman yang sudah sangat modern saat ini yang membuatnya menjadi pusat perhatian.

2. Bentuk Fisik

Jembatan kuning pada awalnya didirikan pada sekitar tahun 90-an dengan konstruksi yang belum sekuat saat ini. Dengan konstruksinya yang sudah usang tersebut jembatan ini bahkan pernah ambruk karena tidak kuat menahan beban dari pengunjung.

Di tahun 2017 jembatan ini direnovasi oleh pemerintah sehingga menjadi seperti yang sekarang ini. Setelah direnovasi bentuk fisik semakin menarik dengan warna cat kuning yang mendominasi. Selain itu juga Jembatan Kuning yang baru terdiri dari konstruksi baja yang menjadi struktur utama pada bangunannya.

Jembatan yang baru menggunakan lantai berbahan dasar kayu dengan lebar 1,5 meter dan memiliki panjang hingga 100 meter. Hal tersebut diharapkan dapat memperkuat struktur jembatan ini hingga tidak sampai ambruk kembali.

3. Lokasi Strategis

Jembatan Kuning berada diantara pulau Nusa Lembongan dan Nusa Ceningan. Kedua pulau tersebut telah terkenal juga sebagai salah satu daerah wisata yang ada di Bali. Dengan adanya jembatan ini maka para wisatawan yang berkunjung kesana dapat dengan mudah menyebranginya.

Jembatan yang mempunyai lebar yang kecil ini dapat dilewati oleh wisatawan yang berjalan kaki ataupun pengendara roda dua yang ingin menyebrang ke pulau lainnya. Dengan lokasinya yang terbilang strategis tersebut akhirnya dapat mempermudah akses bagi para wisatawan maupun masyarakat sekitarnya.

Daya Tarik Jembatan Kuning Lembongan
Image Credit: Instagram.com @khunshune.id

4. Jembatan Cinta

Jembatan Cinta adalah nama lain yang diberikan oleh para pengunjung dari jembatan ikonik di Bali ini. Hal tersebut disebabkan karena jembatan ini sering dijadikan spot berfoto oleh para pasangan yang akan mengabadikan momen prewedding dengan tema Jembatan Kuning.

Terdapat juga filosofi lainnya mengapa jembatan ini disebut sebagai jembatan cinta. Hal ini dipengaruhi oleh fungsi dari jembatan ikonik ini sebagai penghubung dua buah pulau yang bersebrangan, sehingga banyak pengunjung di sana berharap supaya mereka bisa langgeng dengan pasangannya sama seperti dua pulau yang dihubungkan oleh jembatan ini.

5. Pemandangannya

Selain Jembatan Kuning yang memiliki warna dan bentuknya yang iconic, terdapat juga pemandangan indah yang ada di sekitarnya. Keindahan pemandangannya ini dapat terlihat dari jernihnya air laut yang berada di bagian bawah jembatan.

Dengan jernihnya air yang ada di sana membuat Anda tak jarang akan menemui ikan-ikan yang berenang di bawah laut. Pemandangan ini dapat jadikan nilai plus untuk Anda berkunjung kesana.

Alamat & Rute Menuju Lokasi Jembatan Kuning

Alamat Jembatan Kuning
Image Credit: Instagram.com @pande1008

Jembatan Kuning atau yang dikenal oleh wisatawan asing sebagai Yellow Bridge ini terletak di antara pulau Nusa Ceningan dan Nusa lembongan Kabupaten Klungkung, Bali. Untuk mengunjungi jembatan ini maka Anda pertama-tama harus menyebrang menuju pulau Nusa Lembongan terlebih dahulu.

Untuk menuju kesana Anda harus menggunakan transportasi laut yaitu sebuah fast boat yang berangkat dari Sanur menuju pulau Nusa Lembongan. Waktu yang ditempuh berkisar pada 30 sampai 45 menit dengan fast boat.

Saat berada di sana Anda tidak akan ditarik biaya apapun untuk melintasi Jembatan Kuning ini. Namun Anda perlu mengeluarkan uang untuk membeli tiket penyebrangan dari Sanur menuju Nusa Lembongan menggunakan speed boat. Waktu yang ditempuh tidaklah begitu lama yaitu sekitar 30 menitan, mengingat kecepatan dari speed boat yang dapat membuat perjalanan menjadi lebih cepat.

Harga tiketnya pun bervariasi mulai dari Rp 85.000 hingga Rp 150.000 bergantung dari kelas dan jenis fast boat yang Anda tumpangi. Oh iya perlu Anda ketahui kalau tiket ini berlaku hanya untuk sekali perjalanan saja, sehingga Anda harus membeli tiket lagi untuk kembali menuju Sanur.

Kegiatan yang Menarik Dilakukan di Jembatan Kuning

Kegiatan di Jembatan Kuning
Image Credit: Google Maps (midi3 lim)

1. Berfoto

Jembatan dengan ciri khas warnanya yang kuning cerah ini menjadi spot utama untuk berfoto para pengunjung. Semenjak direnovasi pas ambruk, jembatan ini mendapat perhatian lebih dari pada wisatawan yang berkunjung ke Pulau Nusa Lembongan.

Para pengunjung di sana biasanya akan mengabadikan momen dengan berfoto di jembatan yang cerah dan dikelilingi pemandangan yang Indah dengan air lautnya yang jernih. Menariknya lagi pada setiap ujung dari jembatan ini terdapat patung khas dari Bali yang membuat seakan kita seperti dikawal si patung pada saat mengabadikan momen.

2. Bersepeda

Ketika sampai di sana Anda dapat menikmati perjalanan dari pulau Nusa Lembongan menuju Nusa Ceningan dengan bersepeda melewati Jembatan Kuning. Sepeda-sepeda tersebut dapat Anda dapatkan dengan cara menyewanya dari para pengelola yang ada di sana.

Dengan adanya transportasi sepeda tersebut dapat memudahkan Anda dan keluarga untuk mengitari pulau ini tanpa khawatir lelah untuk berjalan kaki. Oleh karena itu, aktivitas bersepeda ini dapat menjadi solusi untuk mempermudah Anda saat menikmati keindahan dari jembatan yang sudah terkenal ini.

3. Menikmati Pemandangan Sekitar

Berbeda dengan aktivitas berfoto, kegiatan yang satu ini dapat Anda lakukan dengan hanya berdiri pada bagian tengah Jembatan Kuning sembari mengamati aktivitas dan pemandangan yang tersedia. Dengan hal tersebut Anda akan merasa mendapatkan ketenangan dan kebahagiaan dari indahnya pemandangan di sana.

Tepat di jembatan ini terdapat pemandangan indah yang akan membuat Anda terkesan selalu. Pemandangan itu seperti jernihnya air lautan yang berada di bawah jembatan, rutinitas dari kapal nelayan yang berlalu-lalang melewati bagian bawah jembatan, dan putihnya pasir yang ada di pesisir.

4. Snorkling

Aktivitas yang satu ini dapat Anda lakukan dengan berenang di bawah air. Air laut yang berada di sekitar Jembatan Kuning sangatlah bening sehingga cocok untuk dijadikan spot untuk senorkling.

Saat melakukan aktivitas senorkling Anda akan menemukan banyak keindahan dari dunia bawah laut seperti ikan yang berenang kesana kemari dan terumbu karang yang asri dan terjaga dengan baik. Keindahan tersebut menjadikan jembatan ini sangat bermanfaat sebagai penghubung bagi para pengunjung yang ingin menikmati liburan yang akan selalu berkesan.

5. Berkeliling dengan Sepeda Motor

Selain menggunakan sepeda dengan cara di gowes, Anda juga bisa melewati Jembatan Kuning dengan menggunakan sepeda motor. Alat transportasi yang satu ini akan sangat memudahkan Anda untuk mengelilingi Pulau Nusa Lembongan dan Nusa Ceningan tanpa harus khawatir akan kelelahan.

Cara terbaik untuk berkeliling di kedua pulau tersebut akan mempercepat Anda untuk sampai ke tujuan sehingga Anda bisa cepat-cepat menghabiskan liburan Anda yang lainnya di sana. Namun, hal yang perlu Anda perhatikan ketika berkendara roda dua di sana adalah kontur jalannya yang agak bergelombang dan kondisi angin yang bertiup kencang berasal dari angin di lautan.

6. Menikmati Sunset

Bagi Anda yang menghabiskan waktu di pulau Nusa Belongan dengan menginap maka aktivitas yang satu ini dapat menjadi opsi pengisi kegiatan Anda di sana. Terlebih bagi Anda yang menginap di sekitar wilayah dari Jembatan Kuning.

Jembatan yang sudah terlihat indah akan menjadi lebih indah disaat matahari terbenam. Warna kuning dari jembatan ini seakan menyatu dengan warna jingga dari matahari yang tengah terbenam tersebut.

Di Jembatan Kuning juga sangat cocok dijadikan sebagai spot untuk menikmati terbenamnya matahari. Anda beserta pasangan dapat berdiri di tengah dari jembatan ini dengan mengarah ke arah matahari yang terbenam sambil saling bergandengan tangan, romantis bukan?

Fasilitas yang Tersedia di Jembatan Ikonik Nusa Lembongan

Image Credit: Instagram.com @sujil_sujana

Setelah sampai di pulau Nusa Lembongan Anda dapat menggunakan dua pilihan moda transportasi yaitu sepeda motor dan sepeda. Di sana juga telah terdapat banyak tempat yang menyewakan transportasi tersebut sehingga mudah untuk Anda temui.

Fasilitas lain yang tersedia di sana adalah konstruksi dari Jembatan Kuning itu sendiri. Konstruksi dari jembatan yang satu ini sudah diperkuat dengan penggunaan baja sebagai tiang-tiang penopangnya. Hal ini akan memberikan rasa aman dan nyaman kepada para wisatawan yang akan melewati jembatan unik ini.

Setelah melewati jembatan ikonik ini Anda juga akan menemukan beberapa fasilitas penginapan yang diperuntukan bagi para wisatawan. Jadi hal ini cocok bagi Anda yang ingin menikmati keindahan dari Jembatan Kuning dan kedua pulau yang ada di sana lebih lama. Serta dapat menjelajahi indahnya pulau-pulau tersebut lebih dalam.

Itulah beberapa daya tarik, fasilitas pendukung, informasi harga tiket, lokasi, dan aktivitas apa saja yang dapat Anda lakukan di Jembatan Kuning. Jembatan yang memiliki arti lebih bagi masyarakat dan para pengunjung ini juga menjadi simbol sebagai sebuah penghubung keindahan yang berada diantara dua pulau tersebut.