Menghayati peninggalan Kerajaan Ubud di masa kini dengan menjelajahi Istana Puri Suren Agung di Gianyar Bali. Kompleks bangunan bersejarah yang megah dan tempat menikmati pertunjukan tari khas Bali.

Lokasi: Jl. Raya Ubud No.8, Ubud, Kec. Ubud, Kab. Gianyar.
Map: Cek Lokasi

Apabila Anda melakukan perjalanan ke Ubud, wajib hukumnya Anda mengunjungi Istana Puri Saren Agung Ubud. Ya, destinasi wisata ini dulunya merupakan tempat tinggal dari raja Ubud, Tjokorde Gede Agung Sukawati. Namun, tempat ini lebih dikenal dengan nama puri Ubud.

Destinasi ini tentunya tidak boleh Anda lewatkan. Ketika memasuki kawasan puri, Anda akan disuguhkan kawasan kompleks bangunan bersejarah. Tentunya, dengan gaya Bali yang autentik dan artistik.

Di sini Anda juga bisa menyaksikan berbagai pertunjukan kesenian Bali. Seperti tarian, dramaturgi, dan ritual keagamaan. Tiap malam, Puri Saren Agung Ubud akan menggelar pementasan tari, salah satunya tari Barong Ubud.

Daya Tarik yang Dimiliki Puri Saren Agung Ubud

Daya Tarik Puri Saren Agung Ubud
Image Credit: Google Maps (Babajide John Olagoke)

Bali terkenal dengan seni dan budayanya yang autentik serta kaya akan nilai kebudayaan. Itu semua bisa Anda temui saat berkunjung ke Puri Saren Agung.

1. Pementasan Tari Setiap Malam

Bagi Anda yang sangat tertarik dengan kesenian tari, datanglah ke Puri Ubud ketika menjelang malam Anda bisa menikmati berbagai pementasan tari kesenian Bali. Antara lain tari Barong Ubud, tari Legong Bagong, tari Kecak, dan masih banyak lagi.

Tentu saja tari ini tidak dibawa oleh sembarang orang. Perlu ritual khusus dan pilihan orang terbaik untuk membawakan tarian ini. Dijamin Anda akan terpukau dalam sekali pandang.

2. Arsitektur yang Memukau

Wisatawan yang datang ke Istana Ubud sudah jelas akan terkesima. Hanya melihat pintu masuknya saja Anda sudah bisa menebak betapa agungnya puri ini, sesuai dengan namanya. Terlebih ukiran dan berbagai patung masih dijaga dengan baik.

BACA JUGA:  Air Terjun Blangsinga, Wisata Air Terjun Eksotis di Giayar Bali

Puri ini terbagi menjadi 3 bagian. Antara lain bagian luar atau jaba sisi, bagian dalam yakni jaba tengah, dan jeroan yakni bagian terdalam. Namun, wisatawan hanya bisa menikmati sisi luar saja. Karena, jaba tengah dan jeroan merupakan tempat yang sakral.

3. Ornamen yang Dijaga Dengan Baik

Memiliki nilai sejarah yang tiada dua, pengelola merawat ornamen puri dengan hati-hati. Pengelola Puri Saren Ubud sangat menjaga nilai dan kekayaan budaya di dalamnya. Termasuk, ornamen-ornamen di dalamnya.

Anda bisa melihat ornamen di dalam puri dengan baik. Di dalam ornamen tersebut menyimpan kekayaan nilai sejarah yang tiada dua. Tentu saja sangat baik untuk menambah wawasan, bukan?

4. Nilai Sejarah yang Kuat

Sesuai dengan tujuannya, Puri Saren Agung Ubud memang diperuntukkan untuk mengagumi peninggalan kerajaan pada masa itu. Anda bisa merasakannya hanya dari melihat dan menatap kompleks bangunan bersejarah yang terawat baik.

Puri Saren Agung sendiri didirikan akibat perang saudara pada abad ke-15. Konflik tersebut menimbulkan kekosongan kekuasaan di Ubud. Hingga akhirnya hadir Tjokorda Putu Kandel yang memimpin daerah ini. Dirinya memimpin Ubud hingga membangun Istana megah ini.

Alamat, Rute Lokasi & Harga Tiket Masuk Puri Saren Ubud

Harga Tiket Masuk Puri Saren Ubud
Image Credit: Google Maps (Tsubame Zhang)

Destinasi wisata bersejarah ini terletak di Ubud, Gianyar. Istana yang kini difungsikan jadi museum dan pusat kesenian ini juga tidak jauh dari Pura Saraswati.

Lokasinya pun tidak jauh dari Denpasar. Namun, apabila Anda datang menggunakan pesawat, Anda bisa mencari Trans Sarbagita dengan rute Nusa Dua – Batubula dari Bandara Ngurah Rai. Kemudian dilanjutkan dengan menggunakan bus kecil, atau bus kura-kura dari Batubulan menuju terminal Ubud.

Apabila Anda ingin langsung menggunakan bus kura-kura, langsunglah berkunjung ke DFS T Galleria dari bandara. Namun Anda perlu memperhatikan jaraknya. Pasalnya DFS T Galleria berjarak 7 kilometer dari bandara Ngurah Rai. Sangat disarankan untuk menggunakan ojek atau kendaraan pribadi.

 Tentu saja, saat memasuki kawasan Puri Saren Agung Ubud, Anda tidak akan diwajibkan membayar biaya masuk. Namun, apabila Anda ingin menikmati suguhan tari tradisional di lokasi, perlu membayar 100 ribu rupiah. Setelah membayar, Anda bisa langsung menikmati berbagai tari-tarian Bali yang memukau.

Kegiatan yang Menarik Dilakukan di Istana Ubud

Kegiatan Dilakukan di Istana Ubud
Image Credit: Google Maps (Tomson 305)

1. Berfoto Ria

Kegiatan yang tidak boleh terlewatkan saat berkunjung ke Puri Ubud adalah swafoto. Memang, tanpa selfie atau groofie tentu saja liburan tidak berkesan. Namun perlu diingat, Anda tidak bisa berfoto di sembarang tempat. Karena Puri Ubud memiliki beberapa bagian yang sakral.

BACA JUGA:  Keramas Aero Park Gianyar, Resto Unik & Sensasi Makan Dalam Pesawat

Anda bisa mengambil swafoto di bagian depan dan sisi luar Puri Saren Agung Ubud. Tentu saja perhatikan pakaian Anda ya. Di Puri Ubud Anda tidak dianjurkan mengenakan pakaian yang tidak sopan. Sekali lagi, karena Puri Ubud penuh dengan nuansa sakral.

2. Melampiaskan Hobi Fotografi

Puri Saren Agung Ubud Bali memiliki bangunan yang penuh dengan nilai seni. Cocok bagi Anda yang gemar berburu spot foto. Anda bisa mengambil gambar bangunan bersejarah dengan kamera. Biasanya para wisatawan gemar mengambil gambar sebelum menjelang sore untuk pencahayaan lebih baik.

3. Menyaksikan Suguhan Tari Tradisional Bali

Sebagai pusat kesenian, Puri Ubud juga menghadirkan pementasan tari tradisional. Namun jadwal penampilan tari berbeda setiap malamnya. Anda bisa menyaksikan suguhan tari dengan nuansa syahdu dan memukau.

Image Credit: Google Maps (Lee Kelvin)

Biasanya para pengunjung akan diarahkan untuk duduk secara melingkar dengan jarak tertentu. Usai pembukaan, pengunjung akan disuguhi dengan alunan musik khas Bali yang mengena.

4. Menikmati Indahnya Pemandangan Terasering

Anda tidak perlu khawatir soal sajian pemandangan yang membosankan. Puri Ubud terletak di daerah yang tinggi sehingga wisatawan bisa melihat indahnya terasering yang jadi ciri khas di Bali.

Bahkan, dalam perjalanan menuju puri, Anda akan melewati gelaran sawah dan terasering yang hijau dan asri. Sungguh memanjakan mata bagi pengunjung yang melewatinya.

5. Menikmati Hidangan Masakan Khas Bali

Ketika Anda berkunjung menikmati keindahan destinasi wisata ini, pastikan Anda tidak kelaparan. Anda bisa menikmati kuliner tradisional khas Bali di restoran dalam Puri Saren Agung Ubud. Anda tidak boleh melewatkan kesempatan menikmati kuliner khas Bali selayaknya bangsawan di masa lalu.

6. Membuat Perhiasan Sendiri

Anda dapat ikut terlibat dalam proses pembuatan perhiasan. Memang, di sekitar Istana Ubud, warganya berprofesi sebagai pengrajin perhiasan. Kegiatan membuat perhiasan sendiri cukup banyak dinikmati oleh pengunjung yang ingin membuat perhiasan sesuai selera.

Namun, Anda juga bisa berburu souvenir perhiasan yang sudah tinggal pakai. Ada banyak pilihan souvenir yang disediakan. Seperti gelang, cincin, bahkan kalung. Tentunya tidak meninggalkan ciri khas Bali. 

Penginapan Murah di Sekitar Puri Saren Agung Ubud

Penginapan di Sekitar Puri Saren Agung Ubud
Image Credit: Google Maps (Arjuna Homestay Ubud)

1. Jungut Guest House Ubud

Anda bisa menyewa kamar dengan murah di penginapan ini. Yakni hanya 160 ribu saja per malam. Kamarnya nyaman dengan fasilitas alat mandi dan handuk. Lokasinya terletak di Gianyar, Bali. Anda juga bisa menikmati suguhan pemandangan yang indah dari penginapan ini.

BACA JUGA:  Pura Taman Saraswati Ubud, Pesona Pura Cantik & Kolam Bunga Teratai

Jaraknya sangat dekat dengan Puri Saren Ubud Bali. Hanya sekitar 160 meter saja. Anda tentunya bisa berjalan kaki dari puri untuk beristirahat.

2. Arjuna Homestay Ubud

Hanya dengan merogoh 100 ribu rupiah saja, Anda bisa menginap di Arjuna Homestay Ubud. Menariknya, dengan harga murah, Anda bisa mendapatkan layanan layaknya hotel premium. Kamar bersih, dengan kasur yang empuk. Tidak ketinggalan AC dan wifi gratis.

Pilihan kamarnya pun aneka ragam. Ada single, double, dan lebih besar. Dari puri Ubud, Anda bisa hanya berjalan kaki saja selama 5 menit.

3. New Ubud Hostel

Dengan konsepnya yang modern, Anda bisa menginap hanya dengan 70 ribu rupiah saja. Menariknya adalah New Ubud Hostel sudah menyediakan sarapan bagi pengunjung. Di setiap kamar, Anda bisa menemukan TV, alat mandi, dan menikmati fasilitas WiFi gratis.

Anda tidak perlu khawatir kehabisan kamar di penginapan ini. Penginapan ini menyediakan 35 unit kamar yang siap menerima tamu darimana saja.

4. Darma Yogi Guesthouse

Bagi Anda yang suka menginap ramai-ramai, penginapan ini bisa jadi rekomendasi Anda. Kamar yang luas dan nyaman, sekaligus bersih, bisa jadi tempat asyik untuk Anda menginap. Anda hanya perlu membayar 200 ribu rupiah semalam, dan menikmati kenyamanan tiada dua.

Di sini Anda juga akan dilayani dengan berbagai fasilitas yang memanjakan. Termasuk, layanan jemput dari bandara. Lokasinya tak jauh dari Puri Ubud. Anda cukup berjalan 5 menit dan telah sampai di penginapan.

Fasilitas yang Tersedia di Puri Saren Agung Ubud

Fasilitas di Puri Saren Agung Ubud
Image Credit: Google Maps (Rah Ajunk)

Meski tidak membayar tiket masuk, namun fasilitas Puri Ubud terbilang sudah cukup lengkap. Ada restoran di dalamnya yang menyajikan menu makanan tradisional Bali. Hadir pula toko souvenir dan penginapan premium yang siap memanjakan Anda bak kembali ke masa kerajaan. Sekaligus tempat penukaran valuta asing.

Nah, itu tadi beberapa daya tarik, fasilitas, dan rute menuju kawasan wisata Puri Saren Agung Ubud. Sarana dan prasarana di destinasi wisata ini tentu sudah sangat lengkap. Para wisatawan dapat berlibur dan menikmati hari dengan lebih menyenangkan. Jangan lupa untuk tetap menerapkan protokol kesehatan.