Gunung Batur menjadi Geopark pertama di Indonesia dan termasuk gunung berapi aktif di Bangli, Pulau Bali. Gunung yang menyuguhkan pemandangan alam yang menawan sekaligus pesona danau alami yang menarik untuk dijelajahi.

Harga Tiket: Rp 15.000; Map: Cek Lokasi
Alamat: Batur Selatan, Kec. Kintamani, Kab. Bangli, Bali.

Bali menjadi salah satu kepulauan di Indonesia yang menyimpan kekayaan alam luar biasa. Baik dari segi adat istiadat maupun sektor pariwisatanya. Bahkan di Pulau Bali juga terdapat destinasi wisata alam gunung berapi aktif yaitu Gunung Batur. Gunung ini merupakan gunung dengan kawah yang sampai saat ini masih berasap.

Meski begitu banyak wisatawan yang menjadikannya sebagai objek kunjungan. Hal ini tidak terlepas dari panoramanya yang memukau. Gunung yang tingginya menjulang hingga 1717 meter di atas permukaan laut. Sehingga ketika sampai di puncaknya Anda bisa melihat lanskap kepulauan Bali dari ketinggian. Apalagi untuk Anda penyuka aktivitas ekstrim.

Meski tidak setinggi Gunung Agung, lokasi pendakian yang satu ini digadang-gadang memiliki kaldera terbesar di dunia. Lokasi pendakian yang ada di Batur Selatan, Kintamani, Bangli ini memang begitu menawan. Selain puncak pegunungannya ada banyak lagi keunikan serta aktivitas lain yang bisa Anda lakukan ketika berkunjung ke Gunung Batur.

Daya Tarik yang Dimiliki Gunung Batur Bali

Daya Tarik Gunung Batur
Image Credit: Instagram.com @fauziekasaputra

1. Kaldera Gunung Batur

Daya Tarik yang dimiliki oleh gunung menawan ini adalah bentuk kalderanya. Di sini Anda akan menyaksikan bahwa gunung ini memiliki kaldera yang berwarna hitam. Katanya untuk membentuk kaldera yang begitu indah diperlukan proses yang cukup panjang. Salah satu gunung berapi aktif ini memulai pembentukan kalderanya sejak 29 abad yang lalu.

Selanjutnya terbentuklah kaldera kedua yang letaknya ada di antara Kintamani dan Gunung Abang. Nah, Gunung Batur terletak di bawah kaldera kedua. Anda pun dapat menikmati kenampakan alam yang ada di sana.

2. Menjadi Geopark Pertama di Indonesia

Pada tahun 2012 lalu, Gunung Batur telah resmi menjadi Geopark pertama di Indonesia. Penghargaan ini tidak terlepas dari keunikan yang dimilikinya. Selain itu, gunung ini juga kaya akan cerita sejarah. Ini membuktikan bahwa gunung ini memiliki nilai ekologi dan budaya yang tinggi.

Sehingga selain mendaki ke puncaknya, pengunjung dapat belajar banyak dari sejarah gunung teraktif di dunia. Penetapan Gunung sebagai Geopark sebelumnya telah dinilai oleh unesco bahwa tempat tersebut memenuhi persyaratan yang ditetapkan.

3. Indahnya Danau Batur

Hal yang tidak kalah indah dan unik adalah adanya Danau Batur yang berada tepat di tengah wilayah gunung. Danau yang satu ini bisa dilihat juga dari puncak Gunung Batur. Danau batur inilah yang spotnya banyak diburu oleh pengunjung. Hal ini juga karena bentuk danaunya yang menyerupai bulan sabit.

Menjadi salah satu danau kawah di Kintamani, Danau Batur berada di sepanjang aktivitas vulkanis pasifik. Selain itu, Danau Batur juga bisa menjadi latar belakang foto yang tepat.

4. Memiliki Banyak Spot Wisata

Melihat keindahan Bali tidak hanya bisa dilakukan di gunung ini saja. Wisata di sekitar area pendakian juga banyak sekali. Jadi setelah lelah dan puas menjelajahi gunungnya, Pengunjung bisa melipir sejenak ke lokasi wisata lainnya. Tentunya wisata tersebut masih dalam Desa Batur Bali.

Alamat dan Rute Menuju Lokasi Gunung Batur

Gunung Batur
Image Credit: Travelingyuk.com

Kepopuleran Gunung Batur di Kintamani memang tidak bisa diragukan lagi. Hal ini ditandai dengan banyaknya jumlah pengunjung per tiap tahunnya. Apalagi ada pengunjung yang berasal dari luar daerah juga. Menjadi Geopark pertama yang ada di Indonesia bukanlah isapan jempol belaka. Sebab di sini Anda akan menemukan sejarah berupa cerita-cerita yang menarik.

Sampai saat ini masih banyak yang mencari rute untuk menuju lokasi Gunung Batur. Perlu Anda tahu bahwa lokasi pendakian tersebut berada di Desa Batur Selatan, Kintamani, Bangli, Bali. Untuk bisa sampai di lokasi yang tepat ada banyak cara yang bisa ditempuh. Jika Anda berada di titik awal di Kota Denpasar, maka gunung kaya pesona ini berada 65 km jauh dari pusatnya.

Dari Denpasar Anda bisa berkendara menuju daerah Ubud hingga sampai pada jalan Raya Payangan. Setelah sampai di sana Anda hanya perlu mencari daerah yang bernama Kintamani. Kecamatan tersebut sudah sangat terkenal di kalangan warga Bali. Pasalnya Kintamani juga menjadi tempat bersarangnya berbagai objek wisata pilihan.

Jika Anda menggunakan kendaraan bermotor, mungkin perlu waktu sekitar dua jam perjalanan. Namun, Anda harus tetap berhati-hati, pasalnya jalan menuju lokasi berkelok-kelok. Selain itu jalur trekking juga memiliki banyak tanjakan layaknya lokasi pegunungan pada umumnya.

Opsi kedua perjalanan menuju Gunung Batur bisa melalui jalur udara, yaitu dimulai dari Kuta. Setelah turun dari pesawat Anda harus tetap menaiki kendaraan. Berkendaralah hingga Anda melewati rute Gianyar. Temukan Desa Batur Selatan karena disitulah letak gunung ini.

Sudah menjadi pengetahuan umum bahwa setiap tempat wisata memungut biaya operasional. Seperti biaya masuk lokasi maupun biaya parkir kendaraan. Dengan adanya hal demikian maka sama saja ikut meningkatkan perekonomian masyarakat di sekitarnya. Seperti tempat pariwisata lainnya, di Gunung Batur Bali juga dipungut biaya tiket masuk.

Hal ini juga untuk menunjang area-area yang ada di sekitarnya. Seperti pengadaan fasilitas umum, tempat peristirahatan, dan lain sebagainya. Untuk bisa menikmati perjalanan mendaki Gunung Batur Anda harus parkir kendaraan terlebih dahulu. Biaya parkirnya sendiri hanya Rp 5000 saja untuk roda dua. Sedangkan untuk mobil biaya yang digunakan lebih banyak yaitu Rp 10.000

Kegiatan yang Menarik Dilakukan di Gunung Batur

Kegiatan di Gunung Batur
Image Credit: Instagram.com @fentyindriya

1. Kulineran Sambil Menikmati Pemandangan Gunung

Hal menyenangkan yang bisa Anda lakukan di destinasi wisata Gunung Batur Bali adalah kulineran. Pasalnya di sini sudah tersedia tempat makan yang pastinya menyajikan menu enak khas Bali. Sehingga bisa juga untuk destinasi wisata keluarga. Menikmati hidangan sambil melihat pesona gunung berapi dari ketinggian.

Untuk tempat kulinernya sendiri berada dekat dengan lokasi, yaitu di Desa Panelokan. Di sinilah Anda akan nampak bagaimana karakteristik dari kaldera gunung ini. Lereng Gunung Batur yang gelap membuatnya semakin terlihat estetik.

2. Berkeliling Lereng Gunung

Saat berada di gunung indah di Bali ini memang kurang asik jika tidak mengelilingi lokasi di sekitarnya. Apalagi untuk Anda para pecinta wisata alam. Gunung ini menjadi lokasi yang tepat untuk menyalurkan keinginan tersebut. Apalagi lereng Gunung Batur yang terkenal unik dapat menjadi objek pandang yang berkesan.

Untuk mengelilingi daerah lereng gunung, pengunjung bisa menggunakan mobil atau kendaraan lainnya. Rute tersebut bisa dimulai dari Desa Panelokan. Untuk kondisi jalan di area ini lumayan berliku. Trekking yang khas dari dataran tinggi. Jadi, Anda harus tetap hati-hati ketika menyusuri jalan yang ada.

3. Mendaki Gunung Batur

Berada di lokasi Gunung Batur Bali yang terkenal indah memang kurang afdhol jika tidak menaklukkan puncaknya. Gunung dengan ketinggian 1717 meter ini sangat cocok untuk pendaki terutama yang masih pemula. Lebih dari pada itu di sini memang menjadi salah satu lokasi pendakian yang recommended. Pendakian akan lebih menarik jika dilakukan di pagi hari.

Jadi ketika matahari masih malu-malu untuk menunjukkan dirinya, Anda bisa memulai pendakian. Sampai di puncaknya Anda akan melihat bagaimana lukisan Tuhan begitu nampak sempurna. Sejauh mata memandang yang ada hanya kenampakan alam yang luar biasa. Pepohonan, lereng gunung yang unik, serta jajaran pegunungan yang ada di sekitarnya.

4. Hunting Foto

Selain ketiga aktivitas di atas Anda pun bisa menyiapkan kamera canggih untuk hunting foto. Pasalnya gunung yang menjadi lokasi geopark ini memiliki pemandangan yang begitu indah. Jadi, setelah tiga jam melakukan pendakian Anda bisa berfoto dengan background pemandangan perbukitan.

Selain itu, bisa pula menelusuri Danau Batur yang membentuk sebuah bulan sabit. Danau tersebut bisa Anda temukan di sisi tenggara gunung ini. Abadikan kenangan Anda di Gunung Batur.

5. Menikmati Pemandangan Matahari Terbit

Salah satu keistimewaan dari gunung Batur adalah pengunjung dapat melihat indahnya matahari terbit. Hal ini berlaku untuk Anda yang melakukan pendakian pada pagi hari. Jadi sebelum matahari menampakkan sinarnya pendaki bisa mulai mendaki untuk mengejar matahari terbit.

Pesona indah yang dilukiskan Tuhan di langit akan membuat siapapun terpesona. Sampai di puncak Anda bisa menyaksikan sang surya menyembul malu-malu keluar dari peraduannya. Sunggu kenampakan alam yang begitu indah dipandang.

6. Belanja di Pasar Tradisional

Aktivitas yang tidak boleh dilewatkan ketika liburan adalah berbelanja. Untuk menunjang keinginan belanja wisatawan untuk buah tangan orang rumah, di Gunung Batur juga ada Pasar Tradisional. Di pasar tersebut Anda bisa menemukan banyak barang khas Bali. Tentu saja bisa dijadikan kenang-kenangan bahwa Anda pernah berkunjung ke Gunung Batur Bali.

Fasilitas yang Tersedia di Gunung Batur Bali

Fasilitas di Gunung Batur Bali
Image Credit: Instagram.com @luckymenjepret

Sebagai salah satu spot pendakian membuat gunung berapi ini banyak dikunjungi wisatawan. Apalagi untuk mereka yang suka akan aktivitas yang memacu adrenalin. Untuk menunjang hal tersebut maka ada berbagai fasilitas yang tersedia di sekitar tempat lokasi. Beberapa di antaranya adalah:

1. Area Parkir Kendaraan

Untuk yang datang ke Gunung Batur dengan rombongan, bisa menitipkan kendaraannya di tempat parkir khusus wisatawan yang tersedia. Tenang saja, area parkirnya cukup luas dan aman tentunya.

2. Warung Makan

Setelah berkeliling dan hunting foto perut mulai kelaparan. Tidak ada salahnya Anda melipir sejenak ke warung makan dekat lokasi wisata. Di Desa sekitar Gunung Batur juga banyak restoran yang bisa disinggahi. Jadi Anda tidak perlu takut kelaparan selama berwisata.

3. Toilet Umum

Fasilitas tidak kalah penting yang harus ada di tempat wisata adalah toilet. Destinasi wisata alam yang didapuk menjadi Geopark ini telah memiliki toilet wisatawan. Bagaimana tidak, pengunjung yang terdiri dari berbagai daerah tentu saja juga mempertimbangkan keberadaan fasilitas yang satu ini.

4. Tempat Peristirahatan

Merasa lelah setelah mendaki gunung maupun berkeliling sekitar lereng, di beberapa titik trekking sudah tersedia tempat peristirahatan. Selain itu, Anda juga bisa mencari penginapan di desa terdekat untuk menginap barang semalam.

Setelah ini Anda pasti mengetahui banyak hal mengenai destinasi wisata alam Gunung Batur di Pulau Bali. Di mana lokasi tersebut memang layak dijadikan Geopark pertama di Indonesia. Apalagi dengan daya tarik, aktivitas alam serta fasilitas di dalamnya membuat siapapun betah.