Gunung Abang merupakan gunung dengan puncak tertinggi ketiga di Bali. Keberadaannya sangat mempesona dan menjadi tujuan favorit para pendaki gunung di Pulau Dewata.

Harga Tiket: Rp 25.000; Map: Cek Lokasi
Alamat: Abangsongan, Kec. Kintamani, Kab. Bangli, Bali.

Bali merupakan salah satu pulau yang memiliki banyak gunung. Gunung-gunung di daerah Bali pun masyhur oleh berbagai kalangan. Kali ini para wisatawan akan diajak untuk berkelana ke salah satu gunung di Bali yaitu Gunung Abang. Gunung ini merupakan gunung tertinggi ketiga di daerah Bali. Ketinggiannya pun mencapai 2.152 meter dari permukaan laut (MDPL).

Gunung Abang memang tidak seterkenal Gunung Agung. Akan tetapi pesona dari gunung ini juga tidak terkalahkan dari pesona Gunung Agung. Wisatawan yang berkunjung ke gunung ini pun masih bisa dikatakan sedikit. Meski masih jarang dikunjungi, namun gunung ini patut masuk ke dalam daftar liburan Anda.

Gunung ini dahulunya merupakan gunung berapi. Akan tetapi  status gunung berapi ini telah menjadi gunung berapi non-aktif. Hal ini dikarenakan beberapa tahun belakangan tidak mengalami erupsi. Bagi para wisatawan yang memiliki hobi mendaki, maka gunung ini bisa menjadi referensi untuk mendaki dengan berbagai keindahan panorama yang disuguhkan.

Daya Tarik yang Dimiliki Gunung Abang

Gunung Abang
Image Credit: Kintamani.id

Daya tarik merupakan hal terpenting yang harus dimiliki suatu tempat khususnya tempat wisata. Dengan adanya daya tarik, maka akan diketahui juga presentase pengunjung terhadap suatu objek wisata. Begitu juga halnya dengan gunung ini. Gunung ini pun memiliki daya tarik yang tentunya dapat membuat Anda terkagum-kagum dengan kuasa-Nya.

Salah satu panorama dari gunung ini yaitu bahwasanya keadaannya terletak dekat dengan gunung-gunung lainnya. Dengan selatannya yang memiliki batas Gunung Batur. Kemudian di samping timurnya yaitu Gunung Agung. Ditambah keindahan-keindahan alam yang dimiliki gunung ini sangatlah mampu untuk memanjakan mata para pengunjungnya.

Hal yang menarik selanjutnya dari gunung ini yaitu pos pendakian. Mengapa pos pendakian? Nah, ternyata pos pendakian di sini sangatlah unik karena ditandai dengan adanya bangunan pura. Jangan heran, ya jika Anda menemukan pura di pos sepanjang perjalanan menuju puncak. Terlebih masyarakat yang tinggal di Bali memang mayoritas beragama Hindu.

Dengan adanya pura di tiap pos pendakian di Gunung Abang biasanya digunakan sebagai tempat sembahyang para masyarakat yang beragama Hindu . hal ini dilakukan pastinya untuk meminta perlindungan selama perjalanan hingga ke puncak kepada Tuhan yang Maha Esa.

BACA JUGA:  Indahnya Danau Batur, Danau Cantik Memesona di Bangli Bali

Selain sebagai tempat sembahyang, tentu saja pura ini dijadikan sebagai tempat istirahatnya para pendaki. Dengan alasan pura ini terletak di pos pendakian. Menarik, bukan?

Alamat & Rute Menuju Lokasi Gunung Abang

Alamat Gunung Abang
Image Credit: Instagram.com @penakluk_2151.2mdpl

Nah, Ketika para wisatawan berkunjung ke suatu destinasi wisata, maka sudah menjadi tradisi jika harus mengetahui situasi dan kondisi tempat tersebut. Bagi yang bertanya-tanya dimana sih, Gunung Abang itu? Nah, gunung ini terletak di Abangsongan, Kintamani, Bangli, Bali. Siapa sih yang tidak tahu Kintamani?

Untuk rute menuju lokasi gunung ini sangatlah mudah. Anda hanya perlu menghabiskan waktu 2 jam jika berangkat atau dimulai dari Denpasar, Bali. Setelah itu, perjalanan bisa dilanjutkan menuju desa Kintamani dimana gunung ini berada.

Bagi para wisatawan yang melakukan pendakian di gunung ini, maka Anda tidak perlu khawatir. Karena di gunung ini Anda bisa melakukan pendakian tanpa adanya seorang tour guide yang biasa disewa beberapa wisatawan. Pendakian di gunung ini pun tidak terlalu memakan banyak waktu. Biasanya para pendaki bisa menyelesaikan perjalanan menuju puncak dengan kisaran waktu tiga hingga empat jam.

Pendakian di Gunung Abang biasanya dimulai dari kawasan desa Suter. Yaitu kawasan dimana gunung ini berada. Kemudian dilanjut mendaki hingga bertemu dengan pos pertama atau pura pertama. Pura pertama ini memiliki nama Pura Penyawal. Di perjalanan kali ini, para pendaki tidak perlu menghabiskan waktu hingga berjam-jam, akan tetapi hanya dibutuhkan puluhan menit untuk sampai di pos pertama.

Nah, di awal perjalanan ini maka para pendaki akan melewati jalur yang menanjak dan berpasir. Yang mana kanan dan kirinya berupa pepohonan yang hijau. Bahkan, mulai dari perjalanan ini pun para pendaki dapat melihat keindahan dari Gunung Batur dan juga Danau Batur yang nampak jelas dari gunung ini.

Setelah sampai di pos pertama, maka para pendaki harus menyelesaikan satu pos lagi sebelum akhirnya mencapai puncak. Perjalanan dari pos pertama menuju pos kedua ini biasanya membutuhkan waktu kurang lebih satu jam dengan medan lapangan tanah dan juga akar. Pura kedua ini biasa disebut masyarakat umum sebagai Pura Andong.

Bagi Anda yang berniat untuk bermalam di gunung dengan berkemah, maka pos dua inilah tempat berkumpulnya orang-orang yang berkemah. Setelah selesai berkemah, pagi harinya para pendaki dapat melanjutkan perjalanan ke puncak. Pada perjalanan kali ini maka akan didapatkan medan berupa tanah. Nah, penantian puncak pun tiba.

Ketika Anda telah sampai di puncak Gunung Abang, maka Anda akan disuguhkan dengan pura lagi sebagai simbol pos terakhir. Pura ini pun memiliki nama Pura Puncak Tulukbiyu di puncak ini, Anda akan dimanjakan dengan indahnya negeri di atas awan. Bahkan berbagai gunung seperti Gunung Agung dan juga Gunung Batur serta danaunya yaitu Danau Batur nampak jelas dari puncak ini.

BACA JUGA:  Gunung Batur, Mengintip Keindahan Gunung Berapi & Danau Eksotis di Bali

Bagi para pendaki yang telah selesai menjalankan misinya, maka jangan lupa untuk tetap membawa turun sampah masing-masing. Hal ini bertujuan untuk menjaga kebersihan, kenyamanan, dan juga keasrian gunung tersebut.

Harga Tiket Masuk Gunung Abang Bali

Image Credit: Instagram.com @andrew_ofcl

Untuk memasuki suatu objek wisata sudah tentu Anda akan dikenai biaya masuk. Hal ini bertujuan untuk pembiayaan perawatan di kawasan gunung tersebut. Nah, berikut akan dijelaskan mengenai biaya masuk ke Gunung Abang!

Karena perjalanan menuju gunung ini pasti melalui Kintamani, maka para wisatawan yang akan melewati Kintamani akan dikenai biaya sebesar 12.500 rupiah saja. Sangat murah, bukan? Kintamani sendiri merupakan sebuah kawasan konservasi di daerah Bali, loh.

Ketika sudah membayar biaya masuk Kintamani, maka para wisatawan juga akan dikenakan biaya untuk masuk ke gunung ini. Biaya masuk pengunjung domestik maupun mancanegara biasanya juga berbeda. Besar biaya tiket masuk gunung ini sangatlah murah. Biasanya hanya dipatok dengan kisaran harga 25.000 rupiah saja.

Kegiatan yang Menarik Dilakukan di Gunung Abang

Kegiatan di Gunung Abang
Image Credit: Instagram.com @antony_capox

Berkunjung ke suatu tempat wisata pasti akan selalu ada hal maupun kegiatan yang biasa dilakukan di tempat itu. Sama halnya dengan ketika Anda berkunjung ke Gunung Abang Bali. Pastinya ada beberapa hal yang biasa dilakukan dan menjadi daya tarik tersendiri. Nah, apa saja sih kegiatan yang biasa dilakukan itu?

1. Mengambil Gambar dengan Pemandangan Indah

Seperti yang telah diketahui bahwa gunung ini terletak di Bali. Banyak alasan dari masyarakat yang berpendapat bahwa Bali sangatlah cocok dan tepat untuk dijadikan destinasi wisata utama. Hal ini didasarkan pada keindahan alam dan juga kekayaan alam yang dimiliki Bali sangatlah mempesona bagi semua mata yang memandang.

Hal inilah yang menjadikan para wisatawan di daerah Bali biasanya sangatlah ramai. Bahkan terkadang membludak. Seperti yang telah dijelaskan tadi, maka bagi para wisatawan yang menyukai swafoto, maupun ingin berfoto secara instagramale, nah tempat ini sangatlah cocok untuk Anda! Dengan latar belakang yang masih asri tentunya.

2. Menyaksikan Adat Istiadat Daerah

Selain terkenal dengan keindahan alamnya yang menjadikan pulau ini ramai dikunjungi, salah satu kegiatan menarik lainnya yaitu adat istiadat. Pulau Bali memang masih memegang adat istiadat secara kental. Maka tak jarang jika para wisatawan yang berkunjung ke pulau Bali akan mendapat sambutan dari masyarakat Bali. Misalnya saja dengan tarian-tarian tradisional khas pulau Bali.

3. Pendakian Gunung

Kegiatan selanjutnya yaitu mendaki tentunya. Berkunjung ke Gunung Abang jika tidak untuk mendaki maka akan terasa sangat kurang. Namun bagi para wisatawan yang tidak ingin mendaki maka dapat menikmati wisata yang tersedia di sekeliling gunung ini. Bagi para pecinta alam maka mendaki merupakan suatu kewajiban jika Anda berkunjung ke daerah ini.

BACA JUGA:  Daya Tarik Wisata Desa Penglipuran Bangli, Bali

4. Tempat Sembahyang bagi Umat Hindu

Setelah ada kegiatan mendaki, maka ada juga sembahyang. Seperti yang sudah dijelaskan sejak awal bahwa di setiap pos pendakian, maka disitu pula akan terdapat sebuah pura kokoh berdiri. Dengan adaya pura di setiap pos pendakian, maka tak jarang juga terlihat beberapa masyarakat sembahyang di pura tersebut. Eits, ini hanya untuk masyarakat beragama Hindu saja, ya.

Adanya pura di gunung ini maka menyebabkan gunung ini memiliki sebuah keunikan tersendiri jika dibanding dengan gunung-gunung lainnya. Hal ini disebabkan masyarakat setempat yang masih menjunjung tinggi adat istiadat budaya Bali tersebut. Akan tetapi kegiatan tersebut bisa menimbulkan kesan positif di mata wisatawan.

Fasilitas yang Tersedia di Gunung Abang Bali

Fasilitas di Gunung Abang Bali
Image Credit: Instagram.com @andrew_ofcl

Karena Gunung Abang Bali ini merupakan suatu destinasi wisata, maka pasti akan ada fasilitas yang disediakan sebagai sarana penunjang. Beberapa fasilitas yang disediakan dii antaranya yaitu adanya penginapan di sekitar gunung ini. Bagi Anda yang berangkat ke daerah Kintamani namun ingin rehat sejenak sebelum akhirnya mendaki, maka beberapa penginapan tersedia untuk Anda.

Penginapan di daerah ini pun sangatlah banyak dan bermacam-macam. Mulai dari bentuknya, fasilitas penginapan yang disediakan, hingga harga penginapan yang ditawarkan. Untuk jarak penginapan dan kawasan wisata bisa Anda sesuaikan sendiri sesuai dengan kebutuhan, ya. Untuk memesan penginapan di daerah ini pun bisa secara online maupun offline. Sesuaikan dengan diri Anda, ya.

Selain adanya penginapan, tak lupa juga di daerah ini terdapat berbagai macam restaurant atau tempat makan. Restaurant di daerah ini pun menyediakan berbagai makanan yang dipadu dengan racikan bumbu khas masakan Bali. Bagi Anda yang sudah merasa kelaparan, maka silahkan kunjungi salah satu restaurant atau (warung makan) yang sesuai dengan budget, ya.

Setelah selesai berpetualang di daerah Bali, rasanya aneh jika tidak mampir untuk beli oleh-oleh. Nah, para wisatawan tak perlu ragu lagi. Karena disini Anda akan mendapati berbagai pusat oleh-oleh di sepanjang jalan. Berbagai oleh-oleh pun disediakan. Mulai dari yang berupa makanan maupun souvenir yang berupa barang.

Nah, itulah ulasan mengenai Gunung Abang di Bali yang perlu untuk diketahui. Jadi, ketika Anda akan berkunjung ke gunung ini, tentunya sudah memiliki bayangan, bukan? Eits, jangan lupa untuk menyiapkan fisik dan tenaga bagi Anda yang ingin mendaki tentunya. Namun, bagi yang hanya sekedar bersantai, semoga liburan Anda menyenangkan!