Desa Jatiluwih yang berada di Kabupaten Tabanan, Bali memiliki pemandangan alam yang unik sawah terasering terluas dan pesona air terjunnya, hingga menjadi warisan budaya dunia.

Lokasi: Desa Jatiluwih, Kec. Penebel, Kab. Tabanan.
Map: Cek Lokasi

Jika Anda pergi ke Bali untuk berlibur, belum lengkap rasanya jika Anda belum mengunjungi Desa Jatiluwih yang berada di Kabupaten Tabanan, Bali. Disini, Anda akan menikmati pemandangan alam yang masih sangat asri dan alami. Tidak hanya itu, Anda juga akan melihat petani lokal yang sedang melakukan aktivitas rutinnya seperti menanam padi. Tidak hanya itu. Anda juga bisa melihat air terjun.

Di tempat wisata pedesaan ini Anda juga bisa melihat keindahan sistem irigasi tradisional sawah Bali atau yang biasa disebut dengan subak. Keindahan subak inilah yang menjadikan Desa Jatiluwih sering dikunjungi oleh wisatawan.

Selain pemandangan sawah yang indah, sistem irigasinya pun memiliki nilai tersendiri. Adapun nilai yang dimaksud adalah nilai dari agama Hindhu dan termasuk Tri Hita Karana atau yang disebut dengan falsafah hidup harmonis. Falsafah ini memiliki hubungan langsung yang terjadi antara Tuhan, manusia, dan alam.

Daya Tarik yang Dimiliki Desa Jatiluwih Bali

Daya Tarik Desa Jatiluwih Bali
Image Credit: Instagram.com @dkart_travel

Desa Jtiluwih sangat terkenal dengan keindahan alam sawah teraseringnya yang memukau. Keindahan sawah terasering ini jugalah yang dijadikan salah satu tujuan wisata terbaik di Tabanan. Selain keindahan sawah, ada banyak daya tarik yang dimiliki tempat Wisata Desa Jatiluwih Bali ini.

1. Wisata Alam Sawah Terasing yang Memukau

Di tempat wisata ini, Anda dan wisatawan lainnya akan disuguhkan dengan pemandangan sawah berupa terasering yang sangat indah. Bentangan sawahnya begitu luas, sehingga membuat puas mata memandang kehijauaannya.

Disini Anda juga bisa melihat langsung para petani Bali yang sedang bertani menanan padi. Sebagian besar sawah di desa wisata ini menghasilkan padi. Selain itu, ada juga hasil panen sayuran, kopi, kelapa, dan masih banyak lagi lainnya.

BACA JUGA:  Goa Gajah Ubud, Pura Tertua Bersejarah & Terindah di Bali

2. Air Terjun Tersembunyi

Tidak jauh dari tempat wisata Desa Jatiluwih Bali, terdapat Air Terjun Yeh Hoo yang tersembunyi dibalik sebuah tegalan. Jalur menuju kesana juga tidak terlalu sulit, Anda hanya perlu menuruni anak tangga saja.

Waktu untuk menuruni anak tangga ini cukup singkat, namun pesona pemandangan di sepanjang jalannya sungguh tidak kalah indah. Setelah tiba di ujung anak tangganya, Anda akan disambut dengan derasnya air mengalir melalui bebatuan.

Selain air terjun Yeh Hoo, disana juga ada air terjun kecil yang langsung berhadapan dengan sawah. Sumber airnya pun berasal dari tanah. Berbeda dengan sumber air terjun Yeh Hoo yang berasal dari pegunungan.

Air terjun Yeh Hoo memiliki ketinggian sekitar 8 meter yang dikelilingi oleh bebatuan besar dan pepohonan yang rindang. Panorama alamnya yang alami jelas akan membuat Anda betah berlama-lama disana.

Daya Tarik Desa Jatiluwih
Image Credit: Instagram.com @_eghia_

3. Pura Luhur Sri Rambut Sedana

Tidak jauh dari area persawahan, Anda bisa melihat Pura Luhur Sri Rambut Sedana. Pura ini dipercaya sebagai tempat permohonan akan kesejahteraan, kesuburan, dan kemakmuran. Pura ini juga terletak di lereng Gunung Batukaru.

Pura Luhur Sri Rambut Sedana ini dapat dikatakan sebagai sebuah situs purbakala. Hal ini dikarenakan bangunan sudah berdiri lama sejak zaman dulu dan belum juga diketahui pasti kapan pura ini dibangun.

Pura Luhur Sri Rambut Sedana ini memiliki ketinggian mencapai 700 meter dari permukaan laut (mdpl). Udara di sekitaran pura juga terbilang sejuk. Pura ini juga memiliki panorama pemandangan yang asri karena dikelilingi oleh perkebunan warga sekitar.

4. Subak Jatiluwih

Subak Jatiluwih Bali merupakan sebuah warisan budaya yang telah ditetapkan secara resmi oleh UNESCO pada tahun 2012. Subak sendiri telah diwariskan dari generasi ke generasi. Nah, salah satu faktor yang membuat subak Jatiluwih ini diresmikan adalah hasil dari Padi Bali Merah.

Bagi Anda yang belum memahami, subak adalah sebutan dari sistem irigasi tradisional yang dilakukan oleh masyarakat Bali untuk mengairi sawah. Keindahan subak inilah yang membuat daya tarik tersendiri bagi kawasan Wisata Desa Jatiluwih Bali.

Subak tidak hanya dikenal karena keindahannya, namun juga karena nilai yang terkandung didalamnya. Nilai yang dimaksudkan adalah nilai agama Hindhu dan termasuk Tri Hita Karana. Tri Hita Karana sendiri merupakan falsafah yang menjelaskan tentang keharmonisan hidup yang terjadi antara Tuhan, manusia, dan alam.

BACA JUGA:  Monkey Forest Ubud, Objek Wisata Favorit di Bali

Alamat & Rute Menuju Lokasi Wisata Desa Jatiluwih

Rute Menuju Wisata Desa Jatiluwih
Image Credit: Instagram.com @awalaaulia

Desa Wisata Jatiluwih Bali terletak di Kecamatan Penebel, Tabanan. Jika Anda berniat untuk pergi ke Desa Jatiluwih ini dari luar kota, maka sangat disarankan untuk menempuh jalur udara. Jarak tempuh dari Bandara I Gusti Ngurah Rai ke lokasi wisata kurang lebih sekitar 65 km dengan waktu tempuh perjalanan sekitar 2 jam.

Rute selanjutnya Anda bisa melewati Jalan Tol Mandara, kemudian masuk ke Jalan Raya Pelabuhan Benoa dengan jarak tempuh sekitar 1,7 km. Perjalanan dilanjutkan ke arah Jalan Raya Sesetan sejauh 6 km kedepan hingga sampai pada Jalan HOS Cokroaminoto sejauh 5 km.

Setelah itu Anda belok kanan dan masuk ke Jalan I Gusti Ketut Jelantik hingga ke Jalan Wisnu. Kemudian, belokkan kendaraan Anda ke kanan menuju arah Jalan Raya Marga Apuan sejauh 14 km, setelah itu Anda bisa mulai mengikuti petunjuk arah yang telah disediakan untuk menuju ke Desa Jatiluwih Bali.

Harga Tiket Masuk Kawasan Desa Wisata Jatiluwih

Harga Tiket Desa Wisata Jatiluwih
Image Credit: Instagram.com @hidwii

Bagi Anda yang ingin menikmati pesona alam desa wisata ini, Anda bisa membeli tiket masuk seharga 15 ribu rupiah untuk wisatawan nusantara atau wisatawan dalam negeri. Sedangkan untuk wisatawan asing atau luar negeri, akan dikenakan tiket masuk seharga 40 ribu rupiah.

Harga tiket masuk menuju Desa Jatiluwih ini terbilang cukup terjangkau. Apalagi jika dibandingkan dengan indahnya panorama sawah teraseringnya. Sudah jelas tidak akan sebanding dengan harga tiket masuknya.

Kegiatan yang Menarik Dilakukan di Desa Jatiluwih

Kegiatan Menarik di Desa Jatiluwih
Image Credit: Instagram.com @__evergraze__

Setelah sampai di desa ini, Anda bisa menikmati keindahan panorama alam yang masih sangat asri dan alami. Selain hanya menikmati pemandangan, Anda dan para wisatawan lainnya juga bisa melakukan banyak kegiatan menarik disini.

1. Belajar Bertani

Tidak hanya berfoto dan juga menikmati keindahan sawah saja, Anda juga bisa belajar bertani. Dengan adanya konsep wisata agro, para wisatawan bisa belajar bertani dengan masyarakat setempat yang sudah ditawarkan. Aktivitas pembelajaran yang ditawarkan adalah subak serta yang berkaitan dengan pertanian lainnya seperti menanam padi.

Hal ini tentu akan sangat seru dan menyenangkan, mengingat kegiatan bertani tidak diajarkan di sekolah maupun ada di daerah kota.

2. Jelajah Keliling Desa

Jika Anda ingin melihat seluruh keindahan Desa Jatiluwih, maka Anda bisa mencoba untuk berkeliling menggunakan sepeda yang disewakan oleh masyarakat setempat. Harga sewa per sepedanya adalah sekitar 50 ribu rupiah.

BACA JUGA:  Taman Nasional Bali Barat, Menikmati Keindahan Savana di Pulau Dewata

Tidak hanya menggunakan sepeda, Anda juga bisa menggunakan kuda untuk berkeliling menikmati keindahan desa dengan ditemani oleh tour guide.

3. Membeli Produk Beras Merah Jatiluwih

Selain menikmati pemandangan dan juga berkeliling desa, Anda dan para wisatawan lain juga bisa membeli produk beras merah Jatiluwih sebagai oleh-oleh. Desa Jatiluwih dikenal sebagai produsen utama beras merah di Bali. Beras merah Jatiluwih memiliki bau, rasa, dan warna yang berbeda dari produk lain karena tanpa menggunakan pestisida.

Jika Anda ingin membawa buah tangan untuk keluarga di rumah, maka beras merah dan juga teh beras merah merupakan oleh-oleh khas andalan dari Desa wisata ini.

4. Berkunjung ke Pura Kuno

Anda juga bisa berkunjung ke pura kuno yang terletak tidak jauh dari area Desa Jatiluwih, yakni berada di lereng Gunung Batukaru. Pura ini bernama Pura Luhur Sri Rambut Sedana. Pura ini dipercaya menjadi tempat permohonan untuk kesuburan, kemakmuran, serta kesejahteraan bagi masyarakat setempat.

5. Trekking dan Cycling

Bagi Anda yang menyukai kegiatan menantang, Anda bisa mencoba untuk melakukan trekking dan juga cycling di area sekitar desa ini. Masyarakat setempat telah menyiapkan sepeda, kuda, ataupun mobil untuk menemani Anda menjelajah keindahan desa.

6. Mandi di Pemadian Air Hangat

Selama berkeliling, Anda juga bisa menikmati pemandian air hangat yang ada disekitaran area desa wisata ini. Adanya pemandian air hangat ini seolah menjadi penutup dari sempurnanya liburan Anda.

Fasilitas yang Tersedia di Desa Jatiluwih Tabanan

Fasilitas di Desa Jatiluwih Tabanan
Image Credit: Instagram.com @n0a_photography

Ada banyak sekali fasilitas yang ditawarkan oleh tempat wisata pedesaan di Bali ini. Diantaranya adalah persewaan sepeda, kuda, serta mobil untuk berkeliling desa menikmati keindahan sekitar. Ada juga restoran untuk menemani santap makan Anda bersama keluarga.

Tidak hanya itu, ada juga fasilitas lain berupa penginapan di area sekitar Desa Jatiluwih yang memang disediakan bagi wisatawan yang ingin berlibur sekaligus menginap disana. Fasilitas lain adalah adanya toko oleh-oleh yang menyediakan berbagai macam produk unggulan dari desa ini.

Inilah berbagai keindahan dan juga keramahan yang ditawarkan dari tempat wisata Desa Jatiluwih Bali. Anda bisa melihat apa saja daya tarik yang dimiliki, hingga rute yang bisa Anda lalui jika ingin berlibur ke Desa Wisata Jatiluwih.