Banah Cliff Point Nusa Penida, pantai tak berpasir yang menawarkan pesona tebing kapur berlubang sebagai ikonnya dan menjadi tempat favorit di Bali untuk menyaksikan panorama sunset.

Harga Tiket: Gratis; Map: Cek Lokasi
Alamat: Batumadeg, Kec. Nusapenida, Kab. Klungkung, Bali.

Banah Cliff Point oleh penduduk setempat juga dipanggil sebagai nama pantai. Mungkin Anda berpikir bahwa destinasi ini juga memiliki pasir putih lembut karena berada di Nusa Penida. Sebenarnya, tempat ini tidak memiliki sedikitpun pasir putih dan hanya menyajikan bentangan tebing berlubang saja.

Banah Cliff Point dikenal sebagai destinasi yang memiliki tebing berbentuk separuh donat dengan batuan kapur. Kondisi tebing dibiarkan alami tanpa pembatas. Diharapkan wisatawan dapat merasakan sensasi mendebarkan dari atas ketinggian dua ratus meter. Bagian atas tebing juga ditumbuhi beberapa pohon dan rerumputan panjang yang membuat tebing terasa lebih hidup.

Pemandangan yang tampak dari atas tebing yakni jernihnya air di sekitaran pantai dengan tebing separuh donat yang berdiri kukuh di tengah laut. Pemandangan semakin indah ketika waktu menjelang petang. Semburat oranye akan menjadi latar yang apik untuk berfoto. Wisatawan Banah Cliff Point dapat mencoba semua fasilitas yang disediakan pengelola untuk memenuhi kebutuhan selama beraktivitas di sana.

Daya Tarik yang Dimiliki Banah Cliff Point

Daya Tarik Banah Cliff Point
Image Credit: Instagram.com @ourdiaryofadventures

Banah Cliff Point disebut oleh pelancong dengan sebutan Bukit Banah dan Pantai Banah. Pantai ini berada di sebelah tenggara Pulau Bali. Pantai ini juga masuk jajaran pantai pilihan yang disukai di Nusa Penida. Banyak pengunjung yang memilih datang pagi demi menghabiskan waktu yang lebih panjang di sana. Demi berfoto dengan ikon pantai atau menyelam menyapa ikan pari.

1. Memiliki Bukit Berbentuk Separuh Donat

Banah Cliff Point terkenal dengan ikon bukit berbentuk separuh donat yang berdiri kukuh di tengah laut sendirian. Bukit tersebut meninggi sejauh dua ratus meter dari permukaan laut. Deburan ombak sering hilir mudik melewati lubang tengah bukit yang makin menambah keindahan panoramanya.

BACA JUGA:  Pantai Mushroom Bay, Pantai Eksotis di Nusa Lembongan Bali

Selain itu, di bagian atas bukit ditumbuhi semak-semak hijau dan pepohonan yang tampak sehat. Melihat ke bawah tebing, air laut akan menampilkan keindahan dunia bawah laut. Ikan-ikan banyak yang berlalu-lalang. Terkadang ikan pari juga ikut berenang menampakkan diri. Bersantai sambil menikmati kejernihan air laut akan menjadi aktivitas yang tidak akan membuat jenuh.

Langsung duduk di bebatuan tebing lebih terasa nyaman dibanding membawa kursi lipat saat sedang fokus memandang jernihnya air. Hal ini juga lebih aman dilakukan mengingat tidak dipasangnya pembatas antara pinggiran tebing dengan laut lepas.

2. Panorama Matahari Tenggelam

Daya tarik Banah Cliff Point selanjutnya adalah panorama matahari tenggelam. Di sana, fenomena matahari tenggelam cukup langka. Sering bulatnya matahari turun melintasi lubang dalam tebing secara vertikal. Sangat bagus bila momen ini sempat terabadikan lensa kamera. Terlebih saat matahari memenuhi bagian dalam lubang tebing.

Berada di sebelah laut lepas, pantulan sinar matahari yang tenggelam terlihat berkilauan tidak beraturan. Pecinta langit senja banyak yang bersorak riang dalam hati menyaksikan pemandangan ini. Banyak dari mereka yang memanfaatkan waktu ini untuk berswafoto dengan pose memunggungi kamera.

Daya Tarik Banah Cliff Point Penida
Image Credit: Instagram.com @lesdroners

3. Pantai Tak Berpasir

Satu lagi daya tariknya adalah pantainya yang tak berpasir putih. Daya tarik ini cukup langka untuk ditemui di ratusan pantai yang ada di perairan Indonesia. Jadi, ketika baru sampai di area pantai pengunjung akan langsung dapat melihat tebing-tebing sedang berdiri menghadang air laut yang menerobos masuk.

4. Manta Point

Daya tarik terakhir adalah adanya manta point. Yakni kegiatan menyelam bersama gerombolan ikan pari manta. Manta point di pantai ini menjadi pusat selam permukaan di Nusa Penida. Karena di tempat ini, ikan parinya sangat jinak dan ramah terhadap kehadiran manusia.

Alamat & Rute Menuju Lokasi Banah Cliff Point

Lokasi Banah Cliff Point
Image Credit: Instagram.com @athanor.svn

Banah Cliff Point merupakan pantai yang berada di Kabupaten Klungkung. Untuk menuju tempat ini, pengunjung diharuskan menyeberang pulau. Alat transportasi yang bisa dipakai untuk menyeberang pulau yaitu kapal feri atau perahu cepat. Bila ingin menaiki kapal feri, pengunjung harus berada di Pelabuhan Buyuk. Dan bila ingin menaiki perahu cepat, pengunjung bisa berada di Pelabuhan Serangan, Pantai Klungkung, atau Pantai Sanur.

Keberangkatan perahu cepat paling awal adalah jam delapan pagi. Serta jadwal kepulangan perahu cepat paling akhir adalah jam lima sore. Harga sewa perahu cepat untuk sekali jalan antara 75 ribu sampai 80 ribu. Harga ini ditetapkan dari pelayanan yang diberikan kepada penumpang.

BACA JUGA:  Diamond Beach, Pantai Eksotis Kaya Pesona di Nusa Penida Bali

Jenis kapal feri yang paling banyak dinaiki adalah roro Nusa Jaya Abadi. Semisal pengunjung berangkat lewat Pelabuhan Buyuk, maka waktu temput menuju Banah Cliff Point membutuhkan sekitar satu jam. Lalu, pengunjung bisa menyewa kendaraan roda dua, sepeda motor, untuk mencapai lokasi. Biaya sewa sepeda motor yang perlu dikeluarkan sekitar lima puluh ribu hingga seratus ribu rupiah.

Pengunjung dengan kendaraan besar harus menitipkan alat transportasinya di pelabuhan atau parkiran dalam pantai yang menjadi titik keberangkatan sebelum menyeberang pulau. Dan pengunjung yang membawa roda dua atau mobil roda empat boleh mengangkut alat transportasinya untuk ikut menyeberang dengan dirinya bila menaiki kapal feri.

Selepas turun dari menyewa sepeda motor atau menaiki sepeda motor dan mobil pribadi, pengunjung bisa melanjutkan perjalanan menuju Banah Cliff Point karena di sepanjang jalan sudah disediakan papan penanda. Jika rombongan pengunjung cukup banyak, pengunjung juga bisa menyewa mobil. Selama berkendara, berhati-hatilah karena nanti akan bertemu jalan yang berlubang dan menanjak.

Kala memasuki destinasi wisata pantai di Nusa Penida wisatawan akan dikenai biaya retirbusi. Di Banah Cliff Point sendiri, pengunjung tidak perlu membayar biaya retribusi atau diperbolehkan masuk gratis. Pengunjung dapat langsung menaiki tebing atau menikmati pemandangan alamnya tanpa perlu membayarkan uang untuk biaya retribusi.

Tempat wisata ini hanya memungut biaya parkir kendaraan saja. Wisatawan yang mengendarai kendaraan roda dua dikenai tarif dua ribu rupiah. Sedangkan yang membawa kendaraan roda empat dikenai tarif sepuluh ribu rupiah. Pungutan ini dibayarkan guna menjamin keamanan kendaraan selama ditinggal berlibur.

Kegiatan yang Menarik Dilakukan di Banah Cliff Point

Kegiatan di Banah Cliff Point
Image Credit: Instagram.com @dhyana_nyoman

1. Berswafoto

Aktivitas yang dilarang dilewatkan ketika datang ke Banah Cliff Point adalah berswafoto. Keindahan tebing kapur separuh donatnya sayang bila tidak dipotret. Terlebih saat matahari mulai tenggelam. Sinar matahari yang semakin redup semakin menambah epiknya hasil jepretan penuh warna jingga.

Jika ingin mendapatkan latar belakang foto yang segar, datanglah saat musim sedang hujan. Jika ingin mendapatkan latar belakang foto yang jadul penuh warna cokelat, Anda bisa datang saat musim sedang kemarau karena banyak tanaman yang terlihat kering.

BACA JUGA:  Gala-Gala Underground House, Objek Wisata Seru & Unik di Nusa Lembongan Bali

2. Menyelam

Bagi pecinta olahraga menyelam, terasa kurang bila sambang ke Banah Cliff Point tanpa menyempatkan menceburkan diri ke dalam air. Memakai alat selam, pengunjung bisa berenang bersama ikan pari manta. Bila beruntung, Anda bisa berenang bersama puluhan ikan pari manta. Ikan pari yang berada di bawah laut tidak akan bersifat agresif meskipun pengunjung berenang sangat dekat dengan mereka.

Beberapa pari dewasa memiliki panjang hingga tujuh meter. Terlihat begitu raksasa bila sedang berenang bersisian bersama manusia. Di bulan Juli sampai Oktober, pengunjung yang menyelam di waktu itu akan mendapat kesempatan menjumpai ikan mola-mola. Namun, Anda harus menyelam lebih dalam agar dapat menjumpainya.

3. Bermain Ayunan

Oleh pihak pengelola, disediakan sebuah ayunan di atas bukit. Ayunan tersebut terbuat dari kayu yang dipasang di salah satu dahan besar pada pohon. Anda bisa bermain-main sembari menghirup segarnya udara di Nusa Penida.

4. Bercengkerama

Bila datang bersama orang lain, Anda bisa menaiki bersama tebing di pantai ini. Lalu ketika sampai di atas tebing, Anda bisa mencari tempat teduh lalu bercakap-cakap sembari memandangi laut. Semilir angin yang sering menyapa pasti akan semakin menambah kesejukan di sana.

5. Menggambar

Bagi pecinta menggambar, menepi sejenak untuk mengabadikan keindahan alam melalui goresan pensil atau pulpen akan sangat menenangkan. Anda bisa mencari tempat yang teduh agar tidak kepanasan. Lalu, memfotonya dengan latar pemandangan yang sama seperti di gambar.

Fasilitas yang Tersedia di Banah Cliff Point

Fasilitas di Banah Cliff Point
Image Credit: Instagram.com @chuuaan_kaai

Fasilitas yang disediakan di Banah Cliff Point tidak terlalu lengkap. Fasilitas penunjang seperti penyewaan alat selam permukaan sudah banyak ditemukan. Serta kini sudah ada beberapa hotel yang berdiri di sekitar area pantai.

Fasilitas lain yang mendukung keamanan seperti lahan parkir juga sudah disiapkan sehingga keamanan alat berkendara terjamin. Untuk ketersediaan gerai makanan masih belum ada di Tebing Banah. Untuk itu, pengunjung yang ingin menyambangi pantai ini sebaiknya sudah menyiapkan perbekalan saat berada di pelabuhan sebelum menyeberang pulau.

Itulah beberapa fasilitas, daya tarik, dan jalur menuju Kawasan Banah Cliff Point, Nusa Penida. Fasilitas di pantai tersebut masih belum lengkap, untuk itu persiapkan semua barang sebelum datang ke sana.