Inilah Daftar Air Terjun Terindah di Gianyar, Bali. Objek Wisata Alam Populer dan Terhits dengan Pemandangan yang Memukau Layak Anda Jelajahi saat Berada di Pulau Dewata.

Ketika Anda mengunjungi Bali, maka panorama alam yang asri dan indah menjadi daya tarik yang tidak bisa Anda lewatkan. Selain pantai dan keseniannya, Anda bisa mengunjungi beberapa air terjun ini sebagai pilihan destinasi wisata. Lokasi yang disarankan untuk Anda datangi adalah di Gianyar, Bali.

Di Gianyar terdapat beberapa air terjun yang menjadi wisata unggulan daerah tersebut. Air terjun dengan bentuk yang menarik, tampilan alam yang masih alami, membuatnya menjadi pilihan terbaik wisatawan asing maupun lokal.

Apabila dalam waktu dekat Anda akan mengunjungi Gianyar dan tertarik dengan wisata alamnya, berikut deretan wisata air terjun yang bisa Anda kunjungi. Selain tempatnya yang indah, Anda juga bisa melakukan eksplorasi pendek di area sekitar air terjun dan merasakan asrinya lingkungan.

1. Air Terjun Tegenungan

Air Terjun Tegenungan
Image Credit: Pegipegi.com

Air terjun ini merupakan yang terbaik dan sering menjadi sorotan di daerah Gianyar, bahkan pernah masuk dalam sebuah acara televisi yang khusus untuk menyorot keindahan alam di Indonesia.

Untuk memasuki lokasi air terjun, jarak tempuhnya cukup panjang dengan menyusuri hutan dan tepian sungai. Namun untuk memudahkan wisatawan yang masuk, sudah disediakan tangga dengan jumlah mencapai ratusan.

Air terjun ini buka setiap hari, dari pukul setengah 7 pagi hingga jam setengah 7 malam. Air terjun di tutup pada malam hari agar tidak membahayakan pengunjung, serta meminimalisir kecelakaan. Terdapat tarif tiket masuk yang harus Anda bayarkan, sebesar 15 ribu rupiah untuk satu orang.

Lokasi: Jl. Ir. Sutami, Kemenuh, Kec. Sukawati, Kab. Gianyar.

2. Air Terjun Layana

Air Terjun Layana
Image Credit: Facebook.com @Layanawarungubud

Kemunculan air terjun ini sebagai tempat wisata awalnya merupakan inisiatif seorang penduduk desa di dekat air terjun Layana. Baled, yang menjadi pencetus ide ini merubah dan mengolah tanah di dekat air terjun, kemudian membangun sebuah restoran disana.

Dengan nama Warung Layana, nama yang sama dengan air terjun tersebut, ia pun mengoperasikan dan membuka restoran tersebut. Anda yang berkunjung disana dapat bersantap sekaligus menikmati pemandangan air terjun yang indah.

BACA JUGA:  15 Tempat Wisata Alam di Bali yang Paling Hits

Tidak ada tiket masuk untuk memasuki pelataran dan lokasi air terjun, sehingga Anda bisa masuk tanpa perlu membayar. Jangan lupa icipi makanan yang disediakan oleh Warung Layana untuk mendapatkan spot foto terbaik.

Lokasi: Bedulu, Kec. Blahbatuh, Kab. Gianyar.

3. Air Terjun Kanto Lampo

Air Terjun Kanto Lampo
Image Credit: Traveltriangle.com

Masih di Gianyar, terdapat air terjun lain yang cukup populer dan sering dikunjungi oleh turis asing maupun lokal, yakni air terjun Kanto Lampo. Berbeda dengan air terjun lain yang berada di Gianyar, air terjun ini menarik karena airnya merembes di antara bebatuan dengan bentuk formasi yang menjorok.

Sehingga dari aliran air tersebut, batu-batu berwarna hitam terlihat bermunculan dan menambah kesan misterius di sekitar area air terjun. Di samping kiri dan kanan air terjun, hutan masih dijaga dengan baik oleh masyarakat sekitar, sehingga menampilkan bebatuan dan tumbuhan yang masih alami.

Di dekat air terjun tersebut juga terdapat beberapa pelinggih, yakni tempat untuk mencari air tirta atau suci ketika upacara keagamaan Hindu akan dilangsungkan. Jika Anda beruntung, ketika datang kesana Anda bisa melihat upacara untuk Dewa Yadnya dan Pitra Yadnya.

Lokasi: Banjar Kelod Kangin, Desa Beng, Kec. Gianyar, Kab. Gianyar.

4. Air Terjun Goa Rang Reng

Air Terjun Goa Rang Reng
Image Credit: M-kuta.com

Nama air terjun ini cukup menarik, namun sebenarnya penamaan air terjun tersebut di dapatkan dari nama gua yang terletak di dekat air terjun. Gua yang sakral tersebut bernama Rangreng dan karena lokasi air terjun yang berdekatan, maka penamaan dibuat serupa.

Karena berada di tempat yang sakral, Anda harus mematuhi berbagai aturan yang telah ditetapkan oleh perangkat desa yang tinggal di sekitar area tersebut. Jika Anda hendak berkunjung kesana, pastikan Anda menjaga sikap dan perkataan serta mengenakan busana yang sopan.

Bagi pengunjung yang sedang mengalami menstruasi, ia tidak diperkenankan untuk masuk dan melihat air terjun, karena itu pastikan Anda tidak sedang mengalaminya ketika berkunjung. Untuk tiket masuk, Anda hanya dikenakan dana sebesar 5 ribu rupiah, dan sudah bebas untuk bermain serta mengeksplorasi alam di sekitarnya.

Lokasi: Bakbakan, Kec. Gianyar, Kab. Gianyar.

5. Air Terjun Petanu

Air Terjun Petanu
Image Credit: Rentalmobilbali.net

Petanu merupakan nama air terjun yang terdapat di Gianyar namun masih banyak orang yang belum mengetahuinya. Selain letaknya yang tersembunyi, eksposure dan pemberitaan mengenai air terjun ini juga masih rendah.

BACA JUGA:  15 Tempat Wisata di Buleleng Bali Terbaru & Terhits Buat Liburan

Tempat ini cocok untuk Anda yang ingin datang berkunjung dan mencari ketenangan sekaligus keindahan alam. Jika Anda ingin melakukan eksplor ke desa tersebut, Anda akan diarahkan ke air terjun Tegenungan, yang secara lokasi memang berdekatan.

Untuk tiket masuk, belum ada informasi mengenai penarikan HTM jika Anda datang ke air terjun Petanu ini. Sehingga Anda bisa mengunjunginya secara gratis tanpa melakukan pembayaran.

Lokasi: Banjar Sumampan, Desa Kemenuh, Kec. Sukawati, Kab. Gianyar.

6. Air Terjun Apit Aungan Pejeng

Air Terjun Apit Aungan Pejeng
Image Credit: Google Maps (Hetty Hutauruk)

Jika biasanya air terjun berada di pelataran yang terbuka, dekat dengan hutan dan sungai di bawahnya, maka berbeda dengan air terjun Apit Aungan Pejeng. Seperti namanya, aungan merupakan nama lokal dari gua. Sehingga bisa dibayangkan air terjun ini diapit oleh dua gua yang letaknya bersisihan.

Karena diapit oleh gua, maka air terjun ini tidak memiliki tinggi yang sama dengan tinggi air terjun lain di Gianyar, cukup pendek namun dengan arus yang cukup kuat. Ukuran yang tidak terlalu tinggi tersebut bisa Anda manfaatkan untuk mengajak anak bermain tanpa takut terseret arus.

Pemandangan di sekitar air terjun ini juga sama indahnya dengan air terjun lain yang ada di Gianyar. Anda bisa melakukan eksplor lingkungan di area air terjun dan masuk ke dalam gua, ingat untuk tidak terlalu jauh agar tidak tersesat di dalamnya.

Lokasi: Jl. Raya Pejeng Tampaksiring, Pejeng, Kec. Tampaksiring, Kab. Gianyar.

7. Air Terjun Manuaba

Air Terjun Manuaba
Image Credit: Facebook.com @ManiakPiknik

Air terjun ini menjadi air terjun yang baru dibuka untuk umum, sehingga belum banyak wisatawan yang datang berkunjung. Hal ini terlihat dengan tarif tiketnya yang murah, hanya sekitar 5 ribu rupiah dan Anda sudah berkesempatan untuk menikmati air terjun dan keindahan lingkungannya.

Di buka selama 24 jam, air terjun Manuba bisa Anda kunjungi kapan saja setiap hari. Namun usahakan tidak mengunjunginya di malam hari untuk menghindari kecelakaan, karena di sekitarnya masih merupakan hutan.

Daya tarik dari air terjun ini adalah aliran airnya yang mengalir dari tebing, kemudian jatuh ke kolam air kecil yang ada di bawahnya. Karena airnya jernih dan bersih, Anda bisa berenang di sekitar area air terjun tanpa perlu takut tenggelam.

Lokasi: Kenderan, Kec. Tegallalang, Kab. Gianyar.

8. Air Terjun Sumampan

Air Terjun Sumampan
Image Credit: Youtube.com (Ramadean Channel)

Berbeda dengan air terjun lain yang biasanya merupakan aliran alami air dari tempat yang tinggi, air terjun Sumampan merupakan hasil aliran pembuangan irigasi yang ada di Subak. Ketinggiannya mencapai 15 meter, sehingga menyerupai air terjun pada umumnya.

BACA JUGA:  Taman Nasional Bali Barat, Menikmati Keindahan Savana di Pulau Dewata

Wisata air terjun Sumampan baru dibuka pada tahun 2018 lalu, dan sampai saat ini telah dikunjungi oleh banyak wisatawan, baik lokal maupun asing. Daya tarik dari air terjun ini adalah bebatuannya yang memiliki bentuk seperti topeng.

Bentuk tersebut memang dibuat khusus oleh warga desa yang tinggal di dekat air terjun untuk menambah daya tariknya. Anda yang datang kesana, bisa sekaligus melakukan eksplor lingkungan dan melihat irigasi pertanian yang terdapat di Subak.

Lokasi: Kemenuh, Kec. Sukawati, Kab. Gianyar.

9. Air Terjun Gitgit

Air Terjun Gitgit
Image Credit: Ttnotes.com

Berbatasan dengan wilayah Buleleng, air terjun ini masih dekat dengan Gianyar sehingga bisa Anda kunjungi sekaligus ketika mampir. Air terjun Gitgit merupakan air terjun yang secantik dan terkenal karena panorama alam yang ada di sekitarnya cukup indah.

Walaupun tidak berada di dataran tinggi, namun panorama alamnya hampir sama dengan hutan yang berada di daerah pegunungan. Dengan panorama yang eksotis tersebut, Anda bisa mendapatkan spot tempat foto yang menarik, khususnya untuk Anda yang menyukai foto nature.

Air terjun ini buka selama 24 jam dan bisa Anda kunjungi kapan saja, tanpa ada batasan hari maupun waktu. Harga Tiket masuk yang ditawarkan adalah lima ribu rupiah, harga yang cukup terjangkau untuk menikmati pemandangan alam sekaligus air terjun Gigit.

Lokasi: Jl. Raya Bedugul – Singaraja, Gitgit, Kec. Sukasada, Kab. Buleleng.

10. Air Terjun Bandung

Air Terjun Bandung
Image Credit: Balitoursclub.net

Nama Bandung bukan merupakan nama salah satu kota di Jawa Barat, melainkan kependekan dari Banjar Bandung yang menjadi salah satu daerah yang ada di Gianyar. Spot di air terjun Bandung menjadi favorit para fotografer karena panorama alamnya yang indah dan menarik. Selain berfoto, Anda bisa bermain air, berenang, atau mencicipi kuliner lokal.

Aliran airnya tidak cukup dalam, hanya sekitar 3 meter dan tersedia pelampung untuk anak-anak maupun orang dewasa, sehingga Anda tidak perlu khawatir untuk tenggelam. Tiket masuk yang dibanderol hanya berupa donasi, jadi Anda bisa memberikan seikhlasnya.

Lokasi: Desa Siangan, Kec. Gianyar, Kab. Gianyar.

Itulah beberapa air terjun terindah yang ada di Gianyar Bali. Semoga informasi tersebut dapat membantu Anda menambah destinasi wisata ketika hendak berkunjung ke Pulau Dewata.